Cegah laju kependudukan, TNI canangkan kampung KB di Labusel

28

Zainul Nst-Labusel|Untuk mencegah peningkatan angka kelahiran, pihak TNI mengadakan bhakti sosial dalam rangka pencanangan kampung KB-Kesehatan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun 2017 di pelataran Kantor Camat Kotapinang, Kamis, (2/11/2017).

Dalam kata sambutannya, Dandim 0209 Labuhanbatu yang diwakili oleh Mayinf Ertiko Cholifa memaparkan, bahwa TNI akan berperan aktif untuk menekan laju kependudukan yang selama ini begitu sangat memprihatinkan.

“Saya mewakili Dandim 0209 Labuhanbatu mengucapakan terima kasih kepada para undangan yang berhadir pada kesempatan hari ini, dalam rangka pencanangan KB Tahun 2017, karena pentingnya kegiatan hari ini untuk program KB ini maka kita adakan kegiatan ini di tiap-tiap daerah baik Perkotaan dan Desa-desa, ini berguna untuk kesejahteraan masyarakat dan keamanan negara,” cetus Ertiko.

Bupati Labusel H. Wildan Aswan Tanjung yang hadir pada kesempatan tersebut, dalam kata sambutannya  mengucapakan terima kasih kepada TNI, selain menjaga keutuhan NKRI, ternyata TNI juga turut serta dalam mengatasi lonjakan kependudukan yang begitu sangat memprihatinkan pada saat ini.

“Saya mengucapakan terima kasih kepada TNI yang telah berperan dalam menekan angka laju kependudukan di Indonesia, seperti yang kita lihat angka pengangguran dan ketimpangan ekonomi sangat mengkhawatirkan disaat ini, misalnya di Lembaga Pemasyarakatan begitu padat dan melebihi kapasitas akibat efek dari tingkat laju kependudukan yang kurang terkendali,” terang Wildan.

Wildan juga menceritakan tentang pengalamannya saat mengunjungi negara Jepang, ia menjelaskan, bahwa di negara tersebut sangat sedikit melihat anak remaja, yang terlihat oleh Wildan adalah banyak dijumpai orang tua lanjut usia.

“Kita bisa mencontoh negara Jepang, yang sukses menekan laju angka kelahiran, karena di Labusel ini saja setiap tahunnya angka kelahiran semakin tinggi, Tahun ini saja angka kelahiran tumbuh 4,9%.
Jadi mari kita cipatakan kesadaran diri, lupakan pepatah lama ‘banyak anak banyak rezeki’, itu sudah tidak memungkinkan, karena dari segi lahan sudah di HGU kan pihak perusahaan, pengangguran meningkat yang bisa mengarah ke tindakan kriminal,” cetus Wildan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para undangan dari Kepolisian, TNI, Kejaksaan, Ketua DPRD Labusel, Kehakiman, seluruh pimpinan SKPD, Kepala Puskesmas se Labusel, Camat se Labusel, Kepala Desa se Labusel, Danramil Kotapinang, Tokoh Agama, Tokoh Masyrakat, Ormas, OKP dan Insan Pers.

Loading...