Pasien Meninggal di RSUD Deliserdang Direspon Ombusmen RI

67

ASWAR-DELISERDANG I Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Sumatera Utara meminta dengan tegas kepada pihak RSUD Deliserdang agar menerapkan standart pelayanan terutama untuk pasien rawat inap.

Hal ini terkait persoalan adanya pasien yang meninggal akibat dugaan kelalaian perawat yang tidur saat menjaga pasien di ruang mawar Rumah Sakit milik Pemerintah Kabupaten Deliserdang tersebut.

” Jadi harus ada standart pelayanan , RSUD Deliserdang wajib menerapkannya itu terutama untuk rawat inap sehingga pasien tidak terabaikan ” kata Kepala Ombudsman RI Sumut Abyadi Siregar saat dihubungi via selular, Jum’at (28/4/2017).

Menurut mantan wartawan ini dalam bekerja pihak rumah sakit termasuk perawat harus memberikan pelayanan sebaik mungkin. Disebut tidak boleh hak-hak dari pasien terabaikan sehingga menimbulkan hal hal yang sensitip dari keluarga pasien yang biasanya awam.

“Ya kalau orang awam oksigen terlepas dihidung ya langsung khawatir. Bukan tidak boleh untuk tidur tapi idealnya itu ya harus bergantianlah biar bagaimana pelayanan itu tetap berjalan. Kalau ada apa- apa dengan pasien keluarganya jugakan mudah untuk menginformasikannya” kata Abyadi.

Ia juga mengatakan perawat maupun dokter harus setip saat siap dipanggil oleh keluarga si pasien dalam menangani kesehataannya saat pasien di rawat inap.” harus siap dipanggil ini semua untuk mengecek kesehatan si pasien yang sedang dirawat inap” katannya.

Abyadi berharap dengan adanya persolan itu , RSUD Deliserdang harus segera lakukan perbaikan terutama dalam pelayanan.

“Saya berharap kejadian ini jangan terulang lagi, tingkatkan pelayan untuk masyarakat dan jangan beda bedakan pasien, baik pasien Jamkesda, BPJS maupun pasien umum , beri pelayaan yang terbaik dan semaksimal mungkin untuk masyarakat” tandasnya.

Loading...