Tunjangan tenaga medis RSUD Madina segera cair

9

PANYABUNGAN-M24 |Kabar gembira bagi para perawat, bidan dan apoteker di RSUD Panyabungan, Mandaling Natal (Madina). Dana Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) untuk mereka segera cair bulan ini.

“Itu (dana TPP, red) sedang diproses untuk pencairan,” ucap Direktur RSUD Panyabungan, Dr Bidasari saat ditemui M24 usai mengikuti rapat di Aula Kantor Bupati Madina, Senin (14/5).

Seperti diketahui dana TPP untuk para perawat, bidan dan apoteker memang selama bulan terakhir belum dicairkan. Namun, Bidasari memastikan, kini sudah dalam tahap proses pencairan.

Dikatakannya, saat para tenaga medis di Lingkungan RSUD Panyabungan melakukan aksi menuntut dana TPP dicairkan, beberapa hari lalu, dirinya sedang tak berada di tempat dan sedang tugas luar di Jakarta.”Memang saat itu saya tidak ada di tempat, dan sedang tugas luar,” akunya.

Lanjut Bidasari, para tenaga medis yang mengancam akan mogok kerja saat aksi berlangsung kini bisa diatasi. “Tidak ada lagi ancaman mogok kerja. Semua sudah normal, dan dana itu sudah tahap proses,” tegasnya.

Sebelumnya para tenaga medis di RSUD Panyabungan melakukan unjuk rasa dan mengancam mogok kerja pada Rabu (9/5) lalu. Aksi para tenaga medis karena menuntut dana TPP yang selama lima bulan belum dicairkan.

Dalam aksi tersebut para tenaga medis juga mengancam akan melakukan aksi mogok kerja, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Dr Faisal yang saat itu menemui para tenaga media menyebutkan, dana TPP memang sudah diberlakukan di rumah sakit pemerintah Madina. Hal itu sesuai Peraturan Bupati (Perbub). Namun, pencairannya mengalami sedikit kendala. Dr Faisal meminta para tenaga medis agar bersabar.

“Saya akan menjamin perjuangan kita untuk pencairan dana TPP ini. Jika tidak dikeluarkan atau berakhir, maka konsekuensinya kita juga berhenti melayani masyarakat,” sebut Faisal.

Faisal juga menjelaskan, pada tahun 2018 sebelum TPP berlaku dananya memang sudah ada. Hanya saja dengan adanya regulasi atau Perbub, yang bisa dicairkan lebih dulu adalah untuk dokter umum, dokter gigi dan spesialis. (Fadly)

Loading...