Tertangkap Basah Istri, Benarkah AYH Bakal Dipecat Sebagai Wakil Rakyat?

600

NIAS UTARA l Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, Fo’anoita Zai, menyebut bila tindakan memalukan AYH benar terjadi maka tidak tertutup kemungkinan yang bersangkutan akan dipecat sebagai wakil rakyat.

Ungkapan itu disampaikan Fo’anoita kepada M24.CO melalui via sambungan telephone selular, Jumat (16/02). Menurut Fo’anoita, hingga kini belum ada kepastian informasi akurat diterima lembaga wakil rakyat yang dipimpinya tersebut.

“Kabarnya sih benar, tapi saya hanya mendengar dari media sosial dan beberapa pemberitaan media massa. Tapi ada juga teman-teman yang mengatakan bahwa informasi itu tidak benar”.

Namun kalau nanti terbukti, lanjut Fo’anoita, maka ia menginstruksikan kepada badan kehormatan dewan (BKD) untuk segera memprosesnya. Dan pengambilan keputusan sanksi terhadap AYH melalui sidang paripurna DPRD.

“Yah sanksinya tentu ada bang, dan itu berupa sanksi administrasi, teguran lisan dan tulisan, bahkan hingga pemecatan sebagai wakil rakyat, ujar Fo’anoita”.

Dijelaskannya lagi, bahwa proses pemberian sanksi dapat dilakukan badan kehormatan bila ada pengaduan dari masyarakat atau pihak yang merasa dirugikan atas tindakan AYH.

“Jika terbukti melanggar kode etik, harusnya sebagai wakil rakyat AYH bisa menjadi pedoman dengan mencerminkan sikap dan perilaku baik pada masyarakat Nias Utara, bukan malah sebaliknya”.

Menutup wawancara, Fo’anoita mengatakan meski tidak ada pengaduan dari masyarakat atau pihak yang merasa dirugikan, maka sebagai ketua DPRD ia tetap berkordinasi terhadap badan kehormatan terkait dugaan perselingkuhan AYH.

Sementara itu, Ketua Badan Kehormanatan (BK) DPRD Kabupaten Nias Utara, Pidaman Nazara, mengatakan jika selain masyarakat, laporan juga dapat disampaikan oleh LSM, OKP, dan ormas yang merasa dirugikan atas tindakan AYH dimaksud.

“Tentu pemberian sanksi sebagaimana yang tertuang dalam peraturan tata tertib DPRD. Dan kalau pimpinan DPRD menyetujui, recanaya BK akan segera turun kelapangan guna melihat dan menyelidiki secara langsung informasi tersebut, tukas Pidaman”.

Untuk diketahui, pada (13/02) lalu, AYH tertangkap basah oleh sang istri sedang berduaan dengan wanita lain dalam sebuah rumah kontrakan yang terletak dijalan Sisingamangaraja-Tandrawana, Kota Gunungaitoli.

Dimana, AYH merupakan anggota DPRD Kabupaten Nias Utara yang sekaligus menjabat sebagai ketua komisi A DPRD membidangi pemerintahan, hukum, dan politik.

Dari informasi terakhir dikumpulkan M24.CO, bahwa insiden yang sempat menggemparkan masyarakat Pulau Nias, khusunya Kabupaten Nias Utara ini telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak. (Noris)

Loading...