Sibolga | Bank Indonesia Perwakilan Sibolga temukan satu daerah di wilayah kerjanya yang masih melakukan transaksi dengan menggunakan mata uang selain rupiah atau non-rupiah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga M Junaifin mengatakan, adannya transaski non rupiah di kawasan tersebut akibat daerah itu memiliki infrastruktur sistim keuangan yang memadai.

“Setelah ditelusuri, ternyata daerah itu sampai sekarang belum memiliki infrastruktur sistem keuangan yang memadai. Jangankan layanan bank, mesin ATM-pun tidak ada,” ujarnya.

Ketika ditanya nama daerah atau kawasan yang masih melakukan transaksi dengan menggunakan mata uang selain rupiah, M Junaifin menjawab Pulau Tello, Kecamatan Pulau-Pulau Batu Kabupaten Nias Selatan.

“Daerah Pulau Tello, di Nias Selatan. Ini wilayah kerja BI Sibolga. Daerah ini merupakan sebuah kawasan kepulauan terdepan di wilayah barat Sumatera,” ungkapnya.

Lanjut M Junaifin, Sektor pariwisata menjadi potensi utama penggerak ekonomi di Kecamatan Pulau-Pulau Batu dan sekitarnya tersebut berasal dan dikawasan itu kini berkembang resort, yang menawarkan paket wisata bahari dan olahraga laut kepada wisatawan asing.

“Tidak sembarang orang masuk kawasan itu, harga sewanya cukup fantastis, sekira 500 AUD (Australian dollar) atau berkisar Rp 5 jutaan perhari,”tutupnya. (andreas)

Loading...