Gubsu: Pelajar Mudah Fahami Etika dan Budaya Berlalulintas

mendiknas3

M24.CO|MEDAN

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyaksikan MoU antara Pemprovsu dengan Poldasu untuk mewujudkan pendidikan lalulintas (PLL) ke dalam mata pelajaran dengan muatan lokal pada pendidikan menengah dan pendidikan khusus di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi mengaku bangga atas kehadiran Mendikbud menyaksikan penandatangan MoU ditengah kegiatan Mendikbud yang begitu padat. “Sebelumnya kita sangat berterima kasih karena hari ini Pak Mendikbud Muhadjir Effendy khusus datang menghadiri kegiatan kita ini. Untuk program yang ini Pak Menteri menggunakan muatan lokal Sumut sebagai Pionir. Mudah-mudahan ini terlaksana dengan baik. Semoga lalulintas Sumut semakin paten,”tutur Erry.

Erry menambahkan, jika melihat data yang dilansir global status report on road safety yang dikeluarkan WHO, Indonesia berada diperingkat kelima tertinggi kecelakaan lalulintas setelah China, India, Nigeria, Brazil. Kondisi ini diperburuk lagi dengan data yang menjelaskan kalau dalam dua tahun terkahir ini kecelakaan lalulintas menjadi pembunuh ketiga setelah penyakit jantung dan TBC.

Bahkan Sumut merupakan peringkat keempat angka kecelakaan lalulintas tertinggi di Indonesia setelah Jatim, Jateng, Jawa Barat dengan rata-rata perhari menelan korban jiwa sebanyak 5 orang.

“Data ini menadi perhatian kita semua. Melihat hal itu sudah sepantasnyalah model pengintegrasian pendidikan lalulintas ke dalam mata pelajaran siswa SD dan tingkat menengah dilakukan. Harapan kita pelajar dapat mudah memahami mewujudkan etika dan budaya berlalulintas dan terciptanya budaya masyarakat yg berbudaya tertib berlalukintas. Sehingga dapat menekan angka laka lantas,” harap Erry.

Dalam kesempatan itu Erry juga berharap seluruh Kepala Daerah (KDH) Kabupaten Kota se-Sumut mendukung MOU yang sudah ditandatangani Pemprovsu dan Poldasu untuk selanjutnya diterapkan di sekolah SD dan SMP didaerah masing-masing. Sedangkan untuk tingkat SMA karena menurut Erry pihaknya nanti akan menundang para guru dan diberikan pelatihan.

“Hari ini saya bersama Bapak Kapoldasu memohon dukungan apa yang menjadi kesepakatan dengan Poldasu untuk ditindaklanjuti,” pinta Erry.(winsah)

Loading...
author