SMK Pangeran Antasari Kunjungi Museum Negeri

MEDAN|Untuk meningkatkan pemahaman dan melestarikan sejarah budaya bangsa Indonesia, para siswa SMK Pangeran Antasari mengunjungi Museum Negeri di Medan.

Kepala Sekolah SMK Pangeran Antasari Suryani mengatakan, kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan melestarikan sejarah budaya bangsa Indonesia ke generasi muda. “Ini juga merupakan mata pelajaran Pariwisata yang ada di sekolah kita yang berlokasi di Jalan Veteran, Helvetia, Labuhan Deli,” kata Suryani, Sabtu (28/1/2017).

Koordinator YP Pangeran Antasari Herli Leo Aritonang berharap, dengan kunjungan tersebut dapat memberikan pemahaman kesadaran tinggi bagi generasi muda, untuk dapat melestarikan sejarah budaya bangsa. “Para siswa dapat mengambil pelajaran terbaik dari perjalanan sejarah bangsa ketika berada di museum,”ucap Leo.

Leo juga menyatakan salut melihat siswa siswi SMK Pangeran Antasaari yang tampak antusias dalam mengamati dan mendiskusikan hal-hal yang mereka lihat didalam museum tersebut.

“Ini merupakan bukti perhatian dan kecintaan dari peserta didik SMK Pangeran Antasari, terhadap para pendahulu, yang telah mengorbankan segenap jiwa raga, demi tegaknya bangsa dan Negara Indonesia,” ujarnya.

Ketua YP Pangeran Antasari Dr Tommy Leonard SH MKn menyampaikan terima kasih kepada para pendidik di SMK Pangeran Antasari yang mengarahkan anak-anak didik untuk mengenal Museum di Medan. “Mudah-mudahan siswa SMK Pangeran Antasari dapat menyerap semangat pengabdian dari para pendahulu, untuk mempertebal nasionalisme,” ungkap tokoh pendidikan Sumut ini.

Tommy menjelaskan, bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghargai dan melestarikan budayanya bagi generasi mendatang. “Apa yang dilakukan para guru di SMK Pangeran Antasari secara tidak langsung telah menumbuhkan nasionalisme di kalangan pelajar terhadap bangsa dan negara. Kemudian juga, menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap sejarah dan para pahlawan,”papar doktor muda ini.

Menurut Tommy, penting bagi para siswa untuk mengunjungi museum yang menyimpan kisah dan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Sehingga koleksi museum tidak hanya tersimpan saja, melainkan juga bisa berinteraksi dengan masyarakat terutama, anak didik.

Loading...
author