Yaqut al Hamawi, Muslim Ilmuwan di Bidang Geografi

M24.CO | Yaqut al Hamawi merupakan sosok Muslim ilmuwan asal Suriah yang terkenal di bidang geografi. Kepopuleran Yaqut di bidang tersebut tak lepas dari karyanya ‘Mujam al Budan’ yang merupakan kamus pertama geografi bagi bangsa Arab. Sebagaimana dikutip dari Muslim Heritage, Yaqut memiliki nama lengkap Yaqut ibn Abdullah al Rumi al Hamawi. Ia merupakan keturunan Yunani yang tinggal di kawasan kecil Asia. Yaqut diketahui memiliki kehidupan yang cukup kelam.

Selama masa peperangan, Yaqut pernah dijadikan budak sebelum pedagang dari Baghdad membelinya. Setelah dibeli, ia mulai mendapat perlakuan baik. Yaqut sempat dijadikan sebagai sekretaris dan ditugaskan ke Pulau Qeys yang merupakan gudang milik India serta Eropa. Setelah beberapa tahun bergelut di bidang perdagangan, Yaqut kemudian mulai merintis bidang ilmiah dengan menyalin dan menulis beberapa manuskrip.

Namun, usahanya tersebut tak memberikan dampak pada segi perekonomiannya. Yaqut akhirnya kembali berdagang. Dalam perjalanan berdagang, ia tiba di Merv. Di sana terdapat dua perpustakaan yang menyediakan banyak buku. Hal itu membuat ketertarikannya terhadap dunia ilmiah kembali bangkit. Ketika itu Yaqut mulai mengumpulkan dan mempelajari sebanyak 200 jilid.

Ia hampir tertangkap pada 1.220 masehi saat pasukan Mongolia menyerang dari kerajaan timur. Yaqut kemudian berhasil lolos dan melakukan perjalanan ke Palestina, Mesir, Irak, dan negara lainnya. Selama perjalanan tersebut ia menuliskan beberapa pengalamannya menjadi beberapa karya geografi. Karya populer yang pernah dibuat oleh Yaqut ialah ‘Mu’ajam al Udabba’ dan ‘Mu’ajam al Budan’ yang merupakan kamus geografi.(Red)

Loading...
author