Alamak!!! Luas Tanam Cabai di Sumut Terus Merosot

Luas Tanam Cabai di Sumut Terus Merosot

Luas Tanam Cabai di Sumut Terus Merosot

M24.CO|MEDAN
Terjadi penurunan luas tanam cabai di Sumatera Utara. Jika tahun 2015 luas tanam seluas 13.531 hektare, selama tahun 2016 luas tanam turun menjadi 8.271 hektare. Melihat penurunan yang sangat drastis itu, Dinas Pertanian Sumut mengaku akan melakukan upaya pengembangan komiditi pada tahun 2017 mendatang.

“Luas tanam cabai di Sumut tahun ini 8.271 hektare. Luasan ini merosot dibandingkan tahun 2015 seluas 13.531 hektare, 2014 mencapai 13.531 hektare dan 2013 seluas 14.704. di 2017, sebagai salah satu fokus pengembangan Dinas Pertanian Sumut, luas tanamnya ditargetkan mencapai 37.101 hektare,” kata Kepala Sub Bagian Program Dinas Pertanian Sumut, Marino, Jumat (25/11).

Ia menyebutkan, untuk produksi cabai, Sumut bisa menghasilkan 139.222 ton tahun ini dengan produktivitas sebesar 145,48 kilogram per hektare. Capaian ini dari luas panen 9.596 hektare. “Produksi tertinggi masih disumbang Simalungun sebanyak 42.717 ton dengan produktivitas 298,93 kilogram per hektare, Karo 30.766 ton dengan produktivitas 104,04 kilogram per hektare dan Batubara 27.819 ton dengan produktivitas 170,36 kilogram per hectare,” ucapnya.

Program Upsus

Marino menambahkan, Dinas Pertanian Sumut akan menambahkan cabai dan bawang merah sebagai fokus pengembangan di tahun depan. Hal itu berdasarkan arahan Menteri Pertanian, Indonesia harus melakukan Upaya Khusus (upsus) cabai dan bawang merah.

“Selama dua tahun belakangan kita memang fokusnya di tiga komoditas yakni padi, jagung dan kedelai. Namun cabai dan bawang merah bisa dibilang luar biasa karena kebutuhannya tinggi. Akibatnya, harganya sering sekali mahal. Karena itu, produksinya harus dihenjot supaya bisa memenuhi kebutuhan (permintaan) masyarakat,” ungkapnya.

Dimasukkannya cabai dan bawang merah bersama padi, jagung dan kedelai, komoditas berarti harus swasembada. Berbagai upaya dalam pengembangan cabai dan bawang merah akan dibahas sehingga bisa berjalan baik di 2017. (nis)

Loading...