Cuaca Ekstrem Picu Harga Ikan di Belawan Meroket

M24.CO|BELAWAN

Hingga saat ini cuaca di laut masih ekstrem. Angin kencang disertai ombak besar masih menghiasi laut di mana nelayan mencari nafkah. Akibatnya, penghasilan nelayan turun dan harga ikan pun naik.

Syahrul dan Mamat nelayan Belawan mengatakan, cuaca buruk di laut sudah hampir sebulan. Ombak besar dan angin kencang masih menghantui nelayan sehingga banyak yang tidak melaut karena takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Jikapun ada nelayan yang memaksakan diri melaut karena faktor kebutuhan, areal operasional pun terbatas sehingga penghasilan pun jauh berkurang. “Dampaknya harga ikan naik,” kata Syahrul.

Sekretaris Asosiasi Pengusaha Perikanan Gabion Belawan (AP2GB), Y Sembiring membenarkan, hasil tangkapan armada kapal ikan yang bertangkahan di Gabion Belawan turun akibat faktor cuaca. Selain akibat angin kencang dan ombak besar, hasil tangkapan armada kapal ikan di sentra produksi ikan terkemuka di daerah Sumatera Utara itu turun akibat musim hujan.

Karena cuaca kurang bersahabat, kata Sembiring, banyak kapal ikan yang bertangkahan di Gabion Belawan stop operasi menunggu cuaca dilaut membaik.

Pantauan MedanBisnis di Pasar Inpres Belawan, sejumlah harga ikan mengalami kenaikan cukup signifikan. Ikan gembung misalnya, kini dijual dengan harga Rp 35.000 per kg, tongkol sisik Rp 30.000 per kg dan tongkol biasa Rp 25.000 per kg.

Kemudian ikan selayang Rp 25.000 per kg, ikan selar gelek Rp 30.000 per kg dan ikan kakap merah Rp 50.000 per kg.”Dua minggu terakhir harga ikan naik rata-rata Rp 5.000 per kg. Hasil tangkapan nelayan turun karena faktor cuaca”kata Salimun salah seorang pedagang ikan.(mbc)

Loading...
author