MEDAN|Forum Komunikasi Muslimah Indonesia (FKMI) kembali memfasilitasi semangat kewirausahaan di kalangan anggotanya dengan menggelar Pojok Halal FKMI pada Bazaar HUT Hijabers Community Medan, yang digelar di Raz Plaza Hotel.

Pojok Halal FKMI kali ini diikuti tidak kurang dari 15 pengusaha muslimah yang menyajikan berbagai alternatif makanan ringan dan lauk-pauk tradisional serta modern.

Menurut Ketua FKMI, Hj Revita Evitika Lubis, keikutsertaan anggota FKMI dalam acara Bazaar melalui Pojok Halal merupakan jawaban atas permintaan para anggotanya, yang menginginkan diaktifkannya kembali salah satu program andalan FKMI ini.

“Sebenarnya dengan keberadaan Ikatan Pengusaha Muslimah (IPEMI) Sumut yang baru dibentuk, kita berharap seluruh pengusaha muslimah yang ada di FKMI bergabung dalam wadah tersebut. Akan tetapi karena masih banyak anggota yang belum bergabung, maka tidak ada salahnya Pojok Halal kembali diaktifkan, untuk mendukung gerakan penguatan ekonomi Islam. Ke depannya FKMI akan membuat Pojok Halal secara berkala, minimal 2 bulan sekali serta aktif sebulan penuh saat Ramadhan nanti. Insya Allah,” ungkap Revita.

Terkait dengan nama Pojok Halal yang digunakan, menurut Revita, FKMI berusaha maksimal mendukung anggotanya yang berminat menjadi pengusaha untuk mengurus sertifikasi halal dari produk makanan yang dijual. Namun hal tersebut masih dalam proses dan belum dilakukan menyeluruh mengingat beberapa anggota FKMI masih belum fokus dan kontinyu dalam mengembangkan usahanya. Beberapa melakukannya sebagai hobby atau aktivitas mengisi waktu luang.

“Untuk yang serius berusaha namun memiliki kendala secara finansial, FKMI akan memberikan sponsor dana. Sementara bagi yang mampu, kita akan mengupayakan kemudahan dalam proses pengurusan administrasinya. Toh dalam banyak hal FKMI juga sering berkolaborasi dan bersinergi dengan MUI,” tandas Revita.

Sebagai wadah berkumpulnya para muslimah, lanjutnya, FKMI mengajak para anggotanya untuk konsisten mengonsumsi makanan halal, terutama yang sudah memiliki sertifikat halal MUI. Juga kepada para ibu, Revita menyarankan untuk tak sungkan kembali ke dapur dan menyiapkan sendiri makanan sehat bergizi bagi keluarga. Sehingga ketergantungan pada produk instans dapat diminimalisir.

Kedepannya, FKMI akan kembali turun bergiat mensosialisasikan produk makanan halal ke berbagai sekolah, komunitas, membuat selebaran tentang informasi makanan halal dan menggelar pameran produk makanan halal bagi masyarakat, bekerjasama dengan MUI Sumut.

Pada Bazaar HUT Hijabers Community, produk makanan yang digelar anggota FKMI ramai dibeli para pengunjung. Yang menjadi favorit umumnya produk makanan kering, jus segar dan spaghetti. Sementara itu, produk baru seperti pisang frozen (pisang beku) dan makanan favorit umum seperti rujak serut, pie nenas, makaroni serta beberapa makanan tradisional lain juga berhasil mencuri perhatian pengunjung bazaar.

Loading...