Gubsu Ajak Singapura Berinvestasi

M24.CO|MEDAN
Gubsu Ir H Tengku Erry Nuradi menawarkan potensi investasi di Sumatera Utara kepada pengusaha dan investor asal Singapura.

Hal tersebut disampaikan Gubsu saat menerima kunjungan rombongan Konjen Singapura beserta pengusaha yang tergabung dalam International Enterprise Singapore (IES)di ruang kerjanya Gubsu Lt. 10 Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro.

Hadir dalam kunjungan tersebut Konjen Singapura di Medan Mark Low, perwakilan International Enterprise Singapore (IES) Yao Sheng, Demse Pereira, Lee Jin Sheng, Mami, dan Berlian. Sedangkan Gubsu didampingi Kapoldasuyang baru dilantik Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Anggota DPD RI Parlindungan Purba, Asisten Ekbang Dr Binsar Situmorang, Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi (BPMP) Purnama Dewi serta Kadis Perindangsu Alwin Sitorus.

Dalam kesempatan itu, Tengku Erry memaparkan sejumlah potensi yang dimiliki Sumut. Disampaikannya bahwa kawasan Danau Toba menjadi perhatian pemerintah pusat untuk dikembangkan menjadi tujuan wisata internasional. Melalui perpres No. 49 Tahun 2016 Pemerintah Pusat telah membentuk Badan Otorita Danau Toba yang akan mengelola kawasan-kawasan yang ada di sekitar kawasan Danau Toba.

“Kami tentunya mengharapkan perusahaan-perusahaan dari Singapura ikut berinvestasi di kawasan tersebut, dan para investor akan memiliki kemudahan dengan adanya Badan Otorita Kawasan Danau Toba tersebut.” ujar Gubsu.

Sumut juga memiliki Kawasan Ekonomi Khusu Sei Mangkei yang merupakan kawasan strategis pengolahan kepala sawit dan turunannya.

“Sumut dan sejumlah provinsi yang berdekatan dengan Sumut sangat kaya dengan hasil kelapa sawit. KEK merupakan kawasan yang disiapkan untuk pembangunan pabrik olahan kelapa sawit dan 160 lebih turunannya,” ujar Tengku Erry.

Tengku Erry juga mengajak investor Singapura untuk menanamkan investasinya dalam bidang infrastruktur seperti pembangunan jalan tol dan pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga menyambut baik jika ada investor Singapura yang berminat menjalin kerjasama bidang energi,” ujar Tengku Erry.

Tengku Erry juga menyatakan apresiasi atas keberhasilan Singapura dalam mengembangkan angkutan massal keretaapi MRT (Mass Rapid Transit) di kawasan perkotaan. Selain ekonomis, jaringan MRT mampu mengcover hamper seluruh bagian Singapura. Dikatakannya Sumatera Utara saat ini juga telah memiliki kawasan strategis Medan Binjai Deliserdang dan Karo atau Mebidangro yang memiliki payung hukum nasional.

“Sangat luar biasa. MRT sukses menjadi moda transportasi utama di Singapura, selain bus dan taksi. Saat ini Sumut juga telah memiliki mebidangro sebagai moda transportasi dan cukup memilik peluang untuk dikerjasamakan. Untuk keamanan Pak Kapoldasu siap mendukung,” ujar Gubsu.

Sementara Konjen Singapura di Medan, Mark Low mengatakan, selain sangat luas, Sumut memiliki banyak potensi hingga menarik minat investor Singapura menjalin kerja sama di Sumut.

“Kita melihat Sumut punya banyak Potensi oleh karenanya kami mengajak International Enterprise Singapura (IES) untuk datang ke Sumut dan melihat kemungkingan peluang apa yang dapat dikerjasamakan,” ujar Mark Low.

Loy juga berharap Pemprov Sumut memberikan masukan dan informasi perusahaan mana saja yang memungkinkan dirangkul investor Singapura dalam bidang kerja sama nantinya. (nis)

Loading...
author
Not Cool, Not Handsome, Not Rich, Not Famous too... Just the Sinner's wanna try to be nice MAN