Harga BBM Tak Naik, Pertamina Harus Siap Tanggung Rugi

PertaliuteM24.CO | JAKARTA – Pertamina memutuskan membatalkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar per 1 Oktober 2016. Sebelumnya dikabarkan akan ada penurunan harga premium sekira Rp300 per liter dan kenaikan harga solar sekira Rp500 per liter, namun diputuskan untuk tidak disesuaikan. Pengamat Energi Marwan Batubara menilai, tidak berubahnya harga BBM hari ini karena Pertamina menyatakan siap menanggung untung dan rugi menjual BBM. Khusus premiun, Pertamina sepertinya siap merugi karena BBM ini merupakan penugasan langsung dari pemerintah.

“Faktanya (perhitungan harga BBM) seharusnya premium turun Rp300 per liter, tapi tidak jadi kan. Ini masalahnya karena Pertamina bilang masih mampu meng-cover. Pertamina mampu menanggung beban itu berarti,” ujar Marwan.

Di sisi lain, Marwan melihat apa yang diputuskan pemerintah karena adanya perhitungan penyeimbang. Misalnya, ada beban BBM jenis solar yang mestinya harus naik ternyata tetap. Kemudian BBM jenis premium yang harusnya turun ternyata tetap. “Beban penyesuaian tarif yang ada saling mencover. Jadi secara bottom line tidak adanya perubahan harga hari ini karena tidak ada yang dirugikan,” ujarnya.

Berikut daftar harga jual jenis BBM tertentu dan jenis BBM khusus penugasan per 1 Oktober 2016 : 1. Minyak tanah Rp2.500 per liter 2. Solar bersubsidi Rp5.150 per liter 3. Premium Rp 6.450 per liter. (Red)

Loading...
author