Harga Beras di Medan Merangkak Naik

202

M24.CO|MEDAN
Harga beras pada dasarnya sudah mengalami kenaikan sejak satu bulan yang lalu di Medan. Walaupun saat ini memang tren kenaikan harga beras masih berpeluang terjadi dalam waktu dekat. Hal ini dikatakan pengamat ekonomi Gunawan Benjamin, Rabu (12/10/2016).

“Memang saat ini harga beras naik Rp. 5000 rupiah per karung 30 kg. Maka ada kenaikan harga beras per Kg sebesar Rp. 166 saat ini. Namun demikian potensi kenaikan harga beras masih berpeluang terjadi hingga akhir tahun. Salah satu yang menjadi penyebab memburuknya harga beras saat ini adalah menurunnya stok gabah dari sejumlah kilang yang ada di serdang bedagai,” katanya.
Selanjutnya, distributor akan mencari beras dari wilayah pesisir untuk memenuhi kebutuhan harga beras di medan. Kawasan-kawasan yang sering menjadi target pencarian beras biasanya adalah kawasan pesisir riau serta bagan siapi-api. Namun, masyarakt menilai beras dari pesisir banyak yang tercampur pasir atau batu, walaupun rasanya enak.

“Selain dikawasan pesisir tersebut. Tumpuan selanjutnya adalah wilayah Aceh sebagai sentra beras yang kerapo memenuhi kebutuhan di beras di SUMUT. Jika nantinya persediaan beras dari Aceh tidak seperti yang diharapkan, maka besar kemungkinan harga beras akan naik dalam pecahan bulat Rp. 500.,”ujarnya.

Akan tetapi masyarakat tidak perlu panik dengan kenaikan harga beras tersebut. “Karena pada dasarnya kita memiliki BULOG yang siap untuk mengintervensi pasar. Jadi sekalipun kita memperkirakan ada kenaikan beras hingga akhir tahun. Namun, peran BULOG yang akan menentukan besaran harga beras nantinya,” katanya.

Pantauan di Pusat Pasar Medan, harga beras sebelumnya kisaran 8000 hingga 9000 untuk beras murah. Saat ini beras murah bertengger dalam rentang 9000 – 10.000 per Kg. “Salah satu kenaikan beras disebabkan tidak kompaknya masa panen raya dibeberapa daerah penghasil beras, ditambah permintaan yang masih stabil. Karena beras adalah bahan kebutuhan pokok masyarakat, mau tak mau masyarakat harus beli beras,” kata A Cun, pedagang beras Pusat Pasar.

Dikatakannya, hal inilah yang mengakibatkan sisi pasokan menjadi sangat rentan sehingga memicu adanya kenaikan harga. (nis)

Loading...