IHSG Terseret Faktor Kecemasan Donald Trump

Ada 225 saham yang membebani langkah indeks. Sementara, jumlah saham yang naik hanya sebanyak 52 saham dan 78 saham lainnya diam di tempat.

Investor asing juga ramai-ramai melepas kepemilikan sahamnya. Di seluruh market, nilai penjualan bersih (net sell) asing mencapai Rp 261,1 miliar. Sedangkan di pasar reguler, net sellasing mencapai Rp 222,5 miliar.

Aksi jual yang terjadi di pasar saham Indonesia juga terjadi di pasar saham regional dan global.

Kondisi ini dipicu oleh persaingan ketat hasil perhitungan suara pada pemilihan presiden AS yang tengah berlangsung saat ini.

Perolehan suara awal dari kandidat dari Partai Republik, Donald Trump, cukup mengejutkan publik. Hasil sementara dari sejumlah negara bagian utama menunjukkan, langkah Trump ke Gedung Putih semakin dekat. Memang, hasil perhitungan suara kali ini lebih ketat dari yang diharapkan.

Trump sebelumnya diprediksi akan menang di Ohio. Saat ini, perolehan suara Trump memimpin di Florida dan North Carolina. Keseluruh negara bagian ini sangat penting bagi para kandidat untuk memuluskan jalan mereka menjadi presiden.

Clinton berhasil unggul di Virginia. Namun, Trump lagi-lagi cukup kompetitif di New Hampshire. Kedua negara bagian ini sangat kritis bagi Clinton.

Pada pilpres kali ini, suara yang diperoleh Trump memang cukup mengejutkan. Bahkan Trump mampu melampaui perolehan suara Mitt Romney pada 2012 lalu, khususnya di daerah pedesaan.(kontan)

Loading...
author