Intensitas Hujan Cukup Tinggi Picu Kenaikan Harga Cabai

149

M24.CO | MEDAN

Harga cabai merah masih bertahan mahal. Intensitas hujan yang cukup tinggi membuat komoditas ini masih kesulitan untuk turun harganya. Banyak pedagang yang mengeluhkan sulitnya untuk menjual barang dagangan ke Medan karena hujan kerap turun sore hari hingga malam. Demikian dikatakan Pengamat Ekonomi, Gumawan Benyamin kepada M24.co hari ini.

“Padahal jam-jam seperti itulah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Medan dikirim langsung dari sentra produksinya.
Ada banyak faktor pemicu kenaikan harga yang harus ditanggung saat terjadi hujan lebat. Dimulai dari kondisi jalan yang sulit dilalui, beban barang yang dibawa menjadi lebih berat karena harus menampung air hujan dan dalam kondisi tertentu harus dibatalkan, hingga cabai yang telah dipanen jika terus terkena air maka akan cepat busuk,” katanya.

Di sisi lain, intensitas hujan yang tinggi juga bisa menekan produktifitas petani. Kombinasi sejumlah faktor tersebut mengakibatkan harga cabai sulit untuk diturunkan. Padahal dua pekan silam harga cabai merah sempat anjlok hingga ke harga 30 ribuan per Kg. Namun berbalik naik seiring dengan cuaca yang kurang mendukung.

Ditambah lagi, pasokan cabai saat ini banyak didominasi dari Berastagi. Yang notabene memiliki jalur distribusi yang tidak sebaik jalur distribusi dari wilayah lain. Sementara itu, cabai yang di-supply dari wilayah lain seperti Aceh, Siantar dan beberapa wilayah lain di luar Kab.Karo juga menipis. Sehingga harga cabai sulit untuk dikendalikan. Pada saat ini harga cabai merah dijual di harga 55 ribu per Kg di tingkat pedagang.

Sementara itu, harga daging ayam terpantau stabil dalam rentang 26 ribu hingga 28 ribu per Kg. Tidak mengalami gejolak harga yang signfikan. Beberapa pedagang hanya mengeluhkan adanya perbedaan harga daging ayam di masing-masing distributor. Perbedaan tersebut mengakibatkan beberapa pedagang menjual barang dagangannya lebih mahal Rp1000 dibandingkan dengan pedagang lain.

“Pedagang menilai harga daging ayam akan lebih mudah dijual jika stabil dikisaran 25 ribu per Kg. Akan tetapi saya melihat rentang harga daging ayam 25 ribu hingga 30 ribu terbilang masih cukup stabil,” ungkapnya.

Secara keseluruhan selama bulan ini harga pangan di SUMUT terpantau stabil. Tidak mengalami gejolak harga yang signifikan, kecuali harga cabai merah. Dan saya melihat potensi laju tekanan inflasi yang ditimbulkan dari harga pangan pokok masyarakat belum akan memberikan dampak yang besar terhadap potensi tekanan yang tinggi.[winsah]

Loading...