Kondisi Ekonomi Konsumen di Sumut Semakin Membaik

M24.CO|MEDAN
Kondisi ekonomi konsumen di Sumatera Utara pada triwulan III tahun 2016 membaik dibandingkan dengan triwulan II-2016. Hal ini ditunjukkan dari tingginya nilai Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Sumatera Utara triwulan III-2016 sebesar 106,36.

“Nilai ITK triwulan III-2016 tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan nilai ITK triwulan II-2016 (nilai ITK 105,65), artinya kondisi ekonomi konsumen membaik dengan tingkat optimisme konsumen pada triwulan III-2016 lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan II-2016,” kata Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Ateng Hartono, Rabu (9/11).

Ateng menjelaskan, Indeks Tendensi Konsumen (ITK) merupakan indikator perkembangan ekonomi terkini yang dihasilkan BPS melalui Survei Tendensi Konsumen (STK). ITK merupakan indeks yang menggambarkan kondisi ekonomi konsumen pada triwulan berjalan dan perkiraan pada triwulan mendatang.

Menurutnya, bila dilihat dari variabel pembentuk ITK, membaiknya kondisi ekonomi konsumen pada triwulan III-2016 terutama didorong oleh meningkatnya tingkat konsumsi bahan makanan, makanan jadi di restoran/rumah makan dan konsumsi bukan makanan dengan nilai indeks sebesar 112,50.

“Bila dibandingkan dengan provinsi di Sumatera, nilai ITK Sumatera Utara pada triwulan III-2016 berada pada urutan ketujuh. Nilai tertinggi triwulan III-2016 terjadi di Provinsi Jambi dengan nilai ITK sebesar 114,22 dan terendah terjadi di Provinsi Lampung dengan nilai ITK sebesar 102,12,” sebutnya.

Sedangkan, bila dibandingkan dengan nasional, nilai ITK Provinsi Sumatera Utara pada triwulan III-2016 lebih rendah dari nilai ITK nasional dengan nilai 108,22. Artinya, kondisi ekonomi konsumen pada triwulan III-2016 membaik, namun dengan tingkat optimisme konsumen di Sumatera Utara lebih rendah dari nasional.

Pada kesempatan itu, Ateng juga menyebutkan, perkiraan ITK triwulan IV-2016 Sumut mendatang sebesar 102,68, artinya kondisi ekonomi konsumen pada triwulan IV-2016 diperkirakan akan membaik dengan tingkat optimisme lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya.

“Perkiraan lebih rendahnya tingkat optimisme konsumen pada triwulan IV-2016 disebabkan oleh relatif lebih rendahnya optimisme rencana pembelian barang tahan lama, rekreasi dan pesta atau hajatan dengan nilai indeks sebesar 100,69,” pungkasnya. (nis)

Loading...
author
Not Cool, Not Handsome, Not Rich, Not Famous too... Just the Sinner's wanna try to be nice MAN