Meski Harga Emas Naik Tapi Berpeluang Turun

M24.CO|MEDAN

Harga emas terus mengalami keterpurukan. Melamahnya harga emas saat ini masih dipengaruhi oleh tren penguatan mata uang US Dolar terhadap sejumlah mata uang utama dunia termasuk Rupiah. Demikian dikatakan Pengamat Ekonomi Sumut, Gumawan Benjamin kepada M24.CO hari ini.

“Membaiknya sejumlah data perekonomian AS, salah satunya dalah permintaan akan barang tahan lama membuat US Dolar menguat signifikan,” katanya.

Dia menjelaskan oelaku pasar memperkirakan bahwa Bank Sentral AS atau The FED akan benar-benar merealisasikan kenaikan suku bunga acuannya dalam waktu dekat nanti. Kenaikan suku bunga acuan tersebut nantinya akan memberikan dampak positif bagi US Dolar. Karena pelaku pasar akan lebih memilih US Dolar karena lebih menjanjikan.

“Hal inilah yang membuat harga emas akhir-akhir ini terus mengalami penurunan. Penurunan harga emas dunia terus terjadi seiring dengan tren penguatan US Dolar itu sendiri. Untuk harga emas saat ini dijual dikisaran harga $1.176 per US Dolar. Jika mengacu kepada nilai tukar Rupiah dikisaran 13.550 per US Dolar maka harga logam mulia tersebut turun dikisaran 510 ribu per gramnya,” ungkapnya.

Jadi belum saatnya untuk membeli emas. Saya memperkirakan harga emas masihberpeluang turun. Potensi penurunannya masih cukup besar. Kita melihat ada potensi harga emas akan terus turun di tahun 2017 mendatang. Hal ini lebih dikarenakan oleh tipikal pemerintahan AS saat ini yang cenderung menggiring ekspektasi kenaikan suku bunga acuan.

“Selama ekspektasi tersebut terus terjadi. Maka selama itu pula ada potensi penurunan harga emas dunia. Dan harga emas di tingkat lokal berpeluang terpuruk sangat tajam jika penguatan mata uang US Dolar tersebut justru tidak diikuti dengan pelemahan Rupiah. Disaat Rupiah stabil atau menguat, dan harga emas dunia mengalami keterpurukan, maka harga emas di dalam negeri bisa tertekan,” paparnya.

Jadi dia menyarankan agar masyarakat tidak tergesa-gesa untuk membeli emas. Karena potensi penurunannya masih ada. Meskipun saat ini sudah terbilang murah. Akan tetapi kedepan saya melihatnya masih ada peluang bagi emas untuk tetap turun.

“Jika melihat secara hiostorikal, dalam beberapa tahun belakangan ini, harga emas dunia menunjukan tren naik. Di bulan desember emas kerap mengalami kenaikan harganya. Namun saya memperkirakan kemungkinan tersebut di tahun ini kecil. Dan potensi pelemahan harga emas selanjutnya di tahun 2017 masih cukup terbuka. Jadi sebaiknya masyarakat memahami akan hal ini untuk meminimalisir kerugian,” tambahnya.(winsah)

Loading...
author