Musim Penghujan Picu Naiknya Harga Cabai Merah

161

cabai-merahM24.CO|MEDAN
Musim penghujan dianggap jadi pemicu produksi dan distribusi cabai merah mengalami kendala. Akibatnya, harga komoditi dapur ini menjadi mahal hingga menembus angka Rp80 ribu per kilo.

“Kalau saya menyimpulkan ada satu isu besar yakni masalah cuaca (hujan terus menerus) yang mengakibatkan terganggunya sisi produksi dan distribusi. Selanjutnya, diperburuk dengan permintaan cabai dari luar daerah yang membuat sebagian komoditas cabai di Sumut dijual ke daerah lain seperti dijual Riau,” ucap pengamat ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, Jumat.

Dikatakannya, dengan produktifitas yang menurun, jelas sekali kondisi buruk seperti ini membuat harga cabai mengalami kenaikan bagai tak terkendali.

“Tapi, kalau bicara mengenai apa yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengendalikan harga. Maka kita harus mengetahui terlebih dahulu berapa besar pemerintah memiliki kemampuan untuk mengintervensi harga cabai merah. Berapa banyak stok yang mereka miliki?. Apakah mereka memiliki program subsidi dengan harga cabai merah yang melambung saat ini,? ungkap Gunawan.

Ditambahkannya, sesungguhnya apapun yang dilakukan pemerintah akhir-akhir ini, khususnya disaat harga cabai merah naik di di harga 74 ribu kemarin belum membuahkan hasil. Sehingga, dapat disimpulkan pemerintah belum memiliki cadangan cabai yang besar, atau memiliki program subsidi yang bisa mengendalikan harga cabai di pasar.

“Saya pastikan harga cabai merah masih akan sulit untuk dikendalikan. Terbukti meskipun pemerintah melakukan operasi pasar sebelumnya, harga cabai di kebanyakan pasar belum stabil, bahkan trennya masih cenderung naik,” ucap Gunawan. (nis)

Loading...