Pameran Pembangunan Tapsel Diikuti Peserta dari Pulau Jawa

img_20161122_124210

M24.CO|SIPIROK

Walau disebut Pameran Pembangunan Tapanuli Selatan yang dilaksanakan dalam rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Tapanuli Selatan ke 66, namun sejumlah produk asal daerah lain juga turut di pamerkan dan di perdagangkan di lokasi Pameran, alaman bolak Sipirok.

Pantauan M24.CO, Senin malam (21/11) di lokasi Pameran juga terdapat stand  sejumlah dinas instansi dan kecamatan serta perusahaan yang beraktivitas di Kabupaten Tapanuli Selatan yang tampak minim pengunjung.

Selain itu juga terdapat stand batik solo, Kerupuk Sanjai, Dodol Garut hingga pakaian buatan bukit yang tampak lebih ramai dikunjungi.

Terlepas dari lokasi Pameran, sejumlah losd pedagang juga berdiri hingga badan jalan, sementara pengguna kendaraan juga dikenai parkir yang di pungut dengan berdasarkan Perda No 17 tahun 2010.

Aktivis Tapsel, Sutan Maruli Ritonga kepada sejumlah wartawan di Sipirok, mengaku heran dengan adanya produk luar daerah yang di pamerkan di lokasi Pameran Pembangunan Tapsel itu.

“Melalui pameran harusnya pemerintah menunjukkan hasil pembangunan dan produk daerah. ” Ujarnya.

Selain itu, patut dipertanyakan keberadaan Stand produk luar Tapsel di lokasi Pameran.

“Pameran itu di danai APBD Tapsel serangkaian Peringatan Hut Tapsel. Apakah Stand luar Tapsel itu di kenakan sewa, dan kemana penerimaan sewa itu,

demikian juga pengenaan parkir, apakah masuk ke kas daerah atau ke panitia pameran, itu harus dipertanyakan agar jelas, tidak menjadi ajang Oknum mengeruk keuntungan pribadi dengan menggunakan kegiatan yang dilaksanakan pemerintah. ” Ujarnya.

Ketua Panitia Hut Tapsel Mara Saud ketika akan dikonfirmasi perihal tersebut, tidak berada di lokasi Pameran, demikian juga ketika akan ditemui di kantor Bupati Tapsel juga tidak berada ditempat.

“Bapak itu belum masuk. ” Ujar salah seorang staf di kantor Bupati itu.(sabar)

Loading...
author