Pemkab Tapteng Gagasa Kawasan Ekonomi Khusus di Kawasan Labuhan Angin

80

Tapteng | Pemkab Tapanuli Tengah (Tapteng) akan menjadikan lokasi Labuhan Angin, Kecamtan Tapian Nauli. Menjadi mengkonsep Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Tapteng

Kepala Bappeda Tapteng Basyiri Nasution mengatakan.Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ini nantinya akan mampu meyerap investasi triliunan rupiah dan akan membuka  lapangan pekerjaan bagi masyrakat.

“Kami nantinya akan memaparkan soal Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kepada Menteri Keuangan. Kalau investasi saya rasa bisa mencapai triliunan rupiah nantinya disini,” ujar Basyiri saat digelarnya pertemuan antara Bupati Tapteng, Bukit Tambunan dan sejumlah SKPD bersama anggota DPD RI, Parlindungan Purba di ruang kerja Bupati Tapteng, jalan R Junjungan Lubis. Selasa(7/2)

Lanjut Basyiri. Mereka nantinya akan terbentur di persoalan lahan, tapi pihaknyan tetap optimis bahwa konsep Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang diusulkan akan mendapat restu dari Kementrian Keuangan RI sesuai dengan diterbitkannya peraturan Presiden

“Kalau di setujui oleh Kementrian dan mungkin akan terbit Perpresnya. Mudah-mudahan bisa didorong bersama-sama termasuk media. Persoalan sekarang hanya masalah lahan, dari 6.031 hektar tanah 1.131 hektar paling ke TNI angkatan Laut, kalau tanah kawasan industri berasal dari HPL, kemungkinan akan ditertibkan, 1.200 an itu lahan pemerintah, harapannya akan menjadi investasi,”ucapnya.

Terkait gagasan tersebut Anggota DPD RI Parlindungan Purba menyebut, akan mendukung penuh usulan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Labuan Angin, karena menilai sudah layak dilakukan, juga sejalan dengan letak geografis Tapteng yang berbasis kelautan.

“ Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Labuan Angin) sangat penting, karena bicara kawasan ekonomi, selain investasi dan lapangan pekerjaan ini juga akan menggerakkan perekonomian, dan kita sangat banyak belajar dari Sei Mangkei, energinya di dalam, prasarana, infrastruktur, jadi perlu pemahaman, KEK ini bisa menggerakkan perekonomian,” kata Parlindungan usai pertemuan, seraya berjanji akan membuat pertemuan khusus dengan pihak terkait membahas hal itu.

“Saya akan mendorong, pasti, saya khusus membuat pertemuan. Saya melihat kawasan ekonomi akan menggerakkan perekonomian rakyat, termasuk ada BI yang membawahi 16 kabupaten kota, jadi sudah pantas menjadi sentra perekonomian pantai barat,” imbuhnya. (Andreas)

Loading...