Pertumbuhan Ekonomi Deliserdang Tumbuh 5,2 Persen

bi
M24.CO|DELISERDANG

Pemkab Deliserdang dan Bank indonesia (BI) sepakat untuk melakukan kerja sama pengembangan ekonomi di daerah Deliserdang, ditandai dengan penandatanganan MOU oleh Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan dengan Kepala Perwakilan BI Sumut Difi A Johansyah sekaligus menyerahkan bantuan program sosial BI kepada kelompok Tani di Aula Cendana Kantor Bupati Deliserdang, Lubuk Pakam. Kamis (10/11) yang dihadiri Guru besar Pertanian USU Prof DR Ir Abd Rauf,MP, Kepala BPS Deliserdang Ir Tuti Hidayati MSi,para Asisten Pimpinan SKPD dan pajabat Pemkab Deliserdang terkait lainnya.

Sementara Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan mengatakan Pemkab Deliserdang terus mengoptimalkan pembangunan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saat ini, telah diterapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk mendongkrak kemajuan perekonomian Deliserdang.

Pada tiga sektor besar yang menunjang perekomnomian di Deliserdang, yaitu industri pengolahan, perdagangan jasa dan pertanian. Pertumbuhan ekonomi Deliserdang juga cukup baik mencapai 5,2% dengan angka kemiskinan 4,6%. Hanya saja, masalah paling utama daerah itu dalam pengembangan ekonomi adalah jaringan. Akibat jaringan yang masih minim, akses pasar untuk produk-produk yang dihasilkan menjadi terbatas.

“Kami berharap, dengan adanya kerja sama ini, BI juga bisa membuka peluang kami untuk medapat jaringan lebih banyak lagi, terrmasuk ke pengusaha dan investor untuk meningkatkan kinerja pembangunan,” harap Bupati.

Dia menambahkan adapun UMKM di Deliserdang sebanyak 2.965 yang bergerak di bidang pangan. Dengan luasnya lahan dan banyaknya UMKM itu, Deliserdang pun mengalami surplus sebanyak 8.807 ton pada triwulan III 2016 ini. Kemudian, jagung juga surplus 59,500 ton, ikan surplus sebesar 10.000 ton.

“Sedangkan cabai merah difisit 475 ton dari kebutuhan 3.713 ton,” tambah Bupati. (Azwar)

Loading...
author