Rupiah Lemah Dikisaran Rp13.372 dan IHSG Berhasil Menguat

MEDAN|Rupiah melemah sedangkan IHSG berhasil kembali menguat. Nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar perdagangan Rabu (1/2) melemah secara terbatas menjelang penutupan. Demikian dikatakan Pengamat Ekonomi Sumut, Gumawan Benyamin kepada m24.CO hari ini.

“Nilai tukar Rupiah dibuka 13.334 menguat dibandingkan dengan harga penutupan sebelumnya 13.369. Nilai tukar Rupiah sempat tertekan sampai 13.378 per US Dollar. Tercatat sampai Rabu sore Rupiah bergerak dikisaran 13.372 melemah 3 poin atau 0,022 persen,” katanya.

Dia menegaskan sebenarnya US Dollar masih tertekan akibat sentiment negatif yang ditimbulkan kebijakan-kebijakan Trump namun peregerakan Rupiah yang melemah menyusul sentiment negatif dari dalam negeri yang membayangi nilai tukar Rupiah misalnya inflasi. Indeks harga konsumen dibulan Januari 2017 tercatat inflasi 0,97 persen lebih tinggi dibandingkan dengan sebelumnya 0,42 persen.

“Sentimen dari luar negeri juga dapat mempengaruhi nilai tukar Rupiah seperti menjelang dirilisnya data ekonomi AS seperti perubahan tenaga kerja non pertanian, indeks manajer pembelian serta persediaan minyak mentah. Perubahan tenaga kerja non pertanian diperkirakan naik jika dibandingkan dengan sebleumnya 153.000 menjadi 165.000,” ungkapnya.

Dia menjelaskan indeks manajer pembelian juga diperkirakan naik, yang sebelumnya 54,7 menjadi 55 sedangkan persediaan minyak mentah AS diperikarakan turun menjadi 2,6 M. Jika perubahan tenaga kerja non pertaniann dan indeks manajer pembelian AS naik maka akan memberikan sinyal penguatan US Dollar dan artinya Rupiah akan melemah.

“Dibalik pelemahan nilai tukar Rupiah yang tipis,IHSG justru berhasil menguat. IHSG yang sehari sebelumnya ditutup melemah dibuka diawal perdagangan Rabu (1/20 dilevel 5.319,9440 menguat jika dibandingkan harga penutupan sebelumnya 5.294,1030. IHSG sempat mencapai harga tertingginya di hari Rabu (1/2) 5.341,4810,” paparnya.

Dia menambahkan akhirnya IHSG berhasil ditutup pada zona hijau dilevel 5.327,1610 menguat 33,06 poin atau 0,624 persen dengan tingkat pengembalian investasi tahun berjalan 0,97 persen. Sebanyak 168 saham mengalami kenaikan harga, 151 mengalami penurunan harga sedangakan 114 saham tak mengalami perubahan harga dengan total transaksi Rp7,51 triliun.

Loading...
author