Triwulan III 2016, Perekonomian Sumut Melambat

triwulan-iii-2016-perekonomian-sumut-melambatM24.CO|MEDAN
Senada dengan perekonomian Nasional, perekonomian Sumatera Utara pada triwulan III 2016 melambat dari 5,5% (yoy) pada triwulan sebelumnya menjadi 5,3% (yoy). Perlambatan tersebut terutama didorong konsumsi pemerintah dan investasi. Hal ini dikatakan Kepala kantor Bank Indonesia Wilayah Sumut, Difi A Johansyah Kamis (1/12/2016).

“Kinerja ekspor juga melambat meski masih tumbuh cukup tinggi. Namun demikian, konsumsi swasta justru meningkat yang disertai oleh meningkatnya impor,”katanya.

Dikatakannya, konsumsi swasta terus membaik terutama sejak awal 2015, sementara impor barang konsumsi melonjak tajam dibanding triwulan sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan permintaan masyarakat yang masih kuat.

“Dari sisi penawaran, melambatnya perekonomian Sumatera Utara pada triwulan III 2016 terutama ditekan oleh melambatnya kinerja kategori pertanian dan kategori industri pengolahan. Di kategori pertanian, kondisi tersebut tidak terlepas dari merosotnya produksi tanaman pangan dan hortikultura,”ujarnya.

Sementara itu, tren peningkatan harga komoditas belum diikuti oleh membaiknya kinerja kategori industri pengolahan yang diperkirakan terkait dengan perbaikan ekonomi yang secara fundamental masih terbatas.

Namun demikian, kinerja kategori perdagangan meningkat cukup signifikan yang disertai oleh kategori konstruksi yang tumbuh stabil. “Dengan kondisi tersebut, memasuki triwulan IV 2016, indikasi perbaikan perekonomian tetap terlihat. Kinerja perekonomian pada triwulan mendatang diperkirakan masih ditopang oleh permintaan domestik yang kuat dan disertai kinerja neraca perdagangan yang terus membaik,”ujarnya.

Masuknya periode puncak panen raya CPO dan perbaikan permintaan dari mitra dagang utama mendukung perbaikan tersebut. “Dengan demikian, perekonomian Sumatera Utara pada triwulan IV 2016 diperkirakan meningkat dan berada pada rentang 5,2% (yoy) – 5,6% (yoy),”pungkasnya. (red)

Loading...