Trumph Menang ! Pasar Keuangan Dunia ‘Ambruk’

M24.CO|MEDAN
Selama sesi perdagangan pada hari ini. IHSG terus diperdagangkan di zona merah. Hasil Pemilihan Presiden AS yang selama proses perhitungan suara berlangsung menekan kinerja IHSG. Demikian dikatakan Pengamat Ekonomi Sumut, Gumawan Benyamin kepada M24.CO  hari ini.
“Alasannya adalah Donald trump kerap mengungguli pesaingnya dari partai demokrat Hillary Clinton. Hal inilah yang mengakibatkan tekanan yang begitu besar terhadap sejumlah indeks bursa di Asia,” katanya.
 
Selain IHSG, bursa Nikkei jepang turun lebih dari 5%. Bursa di australiaturun nyaris mendekati 2%. Hang Seng turun lebih dari 2%, Bursa Singapura (STI) turun sekitar 1.3% menjelang sesi penutupan. Kemenangan Donald Trump sat ini bagaikan sebuah kejutan yang tak terduga.
“Karena sebelumnya nyaris banyak survey yang lebih mengunggulkan Hillary. Terlebih setelah FBI menyatakan bahwa Hillary Clinton bersih dari skandal,” paparnya.
 
Dia menjelaskan bursa saham dunia saat itu langsung merespon positif keputusan FBI. Sekaligus menjadi indikaotr kuat bahwa kemenangan Hillary tinggal selangkah lagi.
“Namun fakta justru berbicara lain. Donald Trump menjadi PresidenAS setelah Barrack Obama. Respon pasar memang negatif terkait dengan kemenangan Donald Trump tersebut,” ungkapnya.
 
Dia menjelaskan IHSG turun bahkan lebih dari 2%. Namun IHSG kembali berbalik dan perlahan menutup kerugiannya dibandingkan dengan kinerjanya di sesi perdagangan pagi. Menjelang sesi penutupan kinerja IHSG melemah dikisaran 1%. Yang paling terpukul dengan kemenangan Donald Trump adalah bursa Dow Jones itu sendiri.
 
“Dow Fut, yang menunjukan indikasi pergerakan Dow Jones nantinya sempat anjlok lebih dari 700 poin. Yang mengindikasikan melemahnya kinerja bursa Dow Jones nantinya,” tambahnya.(winsa)
Loading...
author