1 Pembunuh Petugas Pajak Dituntut Hukuman Mati, Rekannya 15 Tahun

Gunungsitoli | Agusman Lahagu (48), terdakwa pelaku pembunuhan berencana terhadap dua Petugas Pajak KPP Pratama Sibolga yakni Prada Toga Fransiano Siahaan dan Sozanolo Lase, di Kota Gunungsitoli, Nias, Sumatera Utara, dituntut hukuman mati.

Demikian disampaikan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Umum Gunungsitoli, (JPU), saat pembacaan tuntutan dihadapan majelis hakim dan para terdakwa dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Selasa (24/01/2017).

Selain itu, JPU juga membacakan tuntutan terhadap keempat terdakwa lain yang turut ikut membantu Agusman saat menghabisi nyawa Prada Toga Siahaan dan Sozanolo Lase. Mereka ialah, Bedali Lahagu, Anali Zalukhu, Budi Rahmat Gulo, dan Desima Lahagu.

Sesuai perannya masing-masing, Bedali Lahagu dituntut hukuman penjara seumur hidup, sementara ketiga terdakwa lain dituntut hukuman 15 tahun penjara seperti tertulis pada Pasal 338 KUHP Junto Pasal 55 (1) Ke-1.

Ditemui usai sidang berlangsung, Kasipidum Kejari Gunungsitoli, Rifqi Leksono SH, menjelaskan bahwa tuntutan hukuman penjara dibacakan JPU dalam persidangan telah sesuai dengan perbuatan melawan hukum yang dilakukan kelima terdakwa.

“Kelima terdakwa mempunyai peran masing-masing saat menghabisi nyawa kedua petugas pajak, dari itu tuntutan hukuman mereka berbeda-beda. Namun demikian, JPU tetap memberi kesempatan untuk mengajukan nota pembelaan,”ucap Rifqi kepada M24.CO“.

Mendengar tuntutan yang dibacakan JPU dalam sidang, Kuasa Hukum kelima terdakwa, Aferius Gea SH, menyampaiakan jika dilihat dari sisi Kriminologi dan Fiktimologi hukum pidana, tuntutan hukuman mati terhadap Agusman Lahagu sangat tidak pantas.

“Kami merasa keberatan atas tuntutan tadi, harusnya JPU menggunakan pasal 338, bukan dengan pasal 340. Dalam sidang penyampaian nota pembelaan kedepan, kami akan menyampaikan analisis hukum atas tuntutan yang dibacakan JPU,” kata Aferius.

Pantauan M24.CO, sidang pembacaan tuntutan terhadap kelima terdakwa ini mendapat penjagaaan ketat dari puluhan personil Kepolisian Resort Nias bersenjata lengkap. (Noris)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.