1,9 Tahun Buron, Acong Sang Perampok ‘Sadis’ Ditangkap Polisi

M24.CO – MEDAN

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sebagai perampok yang dikenal sadis, M.Riki Witanto alias Acong (22) warga Jalan Garuda Gg. Sarion No. 20, Perumnas Mandala, Kel. Tegalsari II, Kec. Medan Denai, harus berurusan dengan petugas kepolisian Polsek Medan Barat.

Informasi yang dihimpun dilokasi, tertangkapnya Acong berdasarkan adanya laporan Gustiawan Pratama (22) warga Jalan Muchtar Basri Gg. Suratman No. 29, Kel. Glugur Darat, Kec. Medan Timur, yang tertuang dalam nomor laporan : LP/39/I/2015/SPKT/RESTA MDN/SEK MEDAN BARAT, Tgl 31 Januari 2015, lalu.

Mendapatkan laporan tersebut, petugas kepolisian unit Reskrim Polsek Medan Barat, melakukan penyelidikan dan penyidikan. Tepatnya, Senin (3/10/2016) lalu, petugas berhasil membekuk tersangka dari tempat persembunyiannya.

“Setelah kita menerima laporan korban. Cukup lama waktu yang kita butuhkan untuk menangkap satu dari delapan tersangka perampok sadis yang kerap bermain di kawasan Glugur. Setahun lebih sembilan bulan lah waktu yang kita gunakan untuk membekuknya di kawasan Jalan Pancing, Senin kemarin,” jelas Kapolsek Medan Barat, Kompol Victor Ziliwu, SH, Sik, MH, melalui Kanit Reskrim, Iptu Syahril Siregar, kepada wartawan, Rabu (5/10/2016) sore.

Masih kata perwira berpangkat dua balok emas dipundaknya ini, bahwa pihaknya hanya berhasil menyita barang bukti berupa 1 buah klewang yang digunakan untuk beraksi.

“Tersangka bersama komplotannya terbilang sadis, karena menggunakan senjata tajam berupa klewang untuk mengancam para korbannya. Klewang tersebut terbuat dari besi stainless bergagang bersi berikut sarungnya yang berbentuk bulat dengan panjang 60 cm,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihaknya masih terus melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap tersangka yang lain.
“Mengantisipasi kaburnya tersangka yang lain, inisial para tersangka belum bisa kita beberkan. Intinya, ketujuh tersangka lainnya masih kita kejar,” pungkasnya.(Robert)

Loading...
author