Medan |Pasca aksi perampokan disertai penyekapan terjadi Komplek Kejaksaan, Delitua, Minggu (12/2/2017), kini petugas masih terus mendalami aksi para pelaku yang disebut-sebut menggunakan senjata api (senpi) tersebut.

Kapolrestabes Medan, Kombes Sandy Nugroho saat dikonfirmasi mengaku jika dalam aksi perampokan tersebut pelaku hanya mengambil 2 unit laptop milik korban.

“Hanya laptop saja diambil, korbannya juga sudah buat laporan. Kini masih terus kita dalami kasusnya,” ungkap Sandy singkat.

Sementara informasi yang dihimpun dari sumber, para pelaku yang berjumlah 3 orang datang dengan hanya mengenakan topi dan membawa senjata serta terekam kamera pengintai (CCTV) milik tetangganya.

“Untuk senjatanya belum tau asli atau tidak. Dalam aksinya pelaku menyekap pembantu dan anak korban,” terang sumber.

Lanjut dikatakan sumber, setelah berhasil menyekap korban, para pelaku mengambil secara acak barang-barang milik korban dan tak mengambil uang yang tersimpan didalam kamar korban. “Uang gak ada diambil, apa yang nampak saja diambil pelaku. Selanjutnya para pelaku kabur,” tandas sumber.(Rahmad)

Loading...