Aimakjang ! PSK dan Hotel ‘Esek-esek’ Merajalela, Camat Medan Petisah ‘Tutup Mata’

MEDAN|Meski situasi dikawasan Medan Petisah persisnya di Jl Iskandar Muda serta Jl Gatot Subroto hingga Simpang Barat, semrawut akan banyaknya para penjaja seks komersial (PSK) serta hotel ‘esek-esek’, Camat Medan Petisah, Rahmad Harahap pun tampaknya tak perduli dan terkesan tutup mata.

Betapa tidak, hingga kini belum ada tindakan tegas dari pihak Muspika bersama Instansi terkait dalam penertiban para PSK yang tak jarang menjadi biang keributan dan berujung ke kantor polisi tersebut. Bahkan Camat Medan Petisah yang coba dikonfirmasi M24.CO dari sebrang telepon enggan memberi jawaban, Minggu (12/2/2017).

Informasi yang dihimpun, sudah sangat banyak keributan hingga pemerasan terjadi di Jl Gatot Subroto serta Jl Iskandar Muda. Seperti Sabtu (4/2/2017) lalu, Aji (22) dan Jhoni (21) warga Jl Pancing, Kec Medan Tembung, pun nyaris menjadi korban pemerasan para PSK yang dibantu pemuda sekitar (PS).

Beruntung petugas Polsek Medan Baru segera turun ke lokasi mengamankan keduanya yang sempat ditahan pemuda setempat.

“Gak betul semua PSK di Simpang Barat itu, modus aja semua. Nanti belum lagi ‘dipakai’ barang-barang korbannya seperti uang dan hp sudah dicuri. Abes itu datang nanti warga sekitar, mana berani korbannya, apalagi kasus beginian, pasti malu,” terang salah seorang sumber yang enggan menyebutkan namanya.

Masih sumber, kejadian serupa juga terjadi pada para pria yang hendak memakai jasa para waria (wanita pria).

“Pakai jasa waria juga begitu juga ujungnya, pasti barang-barang korban dicuri. Cocoknya semua ditertibkan, agar tak ada psk dan waria mangkal-mangkal dipinggir jalan. Hotel esek-esek itu juga tutup, perampok semua didalam itu. Lagian kan Kantor Camat sangat dekat dengan lokasi, kenapa tidak tertibkan langsung,” heran sumber mengakhiri.(Rahmad)

Loading...
author