AKP Ichwan Lubis Disebut Terima Rp 2,5 M Dari BD

242
AKP ICHWAN LUBIS
AKP ICHWAN LUBIS
AKP ICHWAN LUBIS
AKP ICHWAN LUBIS

M24.CO|MEDAN
Mantan Kasat Narkoba Polres Belawan, AKP Ichwan Lubis menjalani sidang perdana kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari hasil transaksi narkotika jenis sabu senilai Rp 2,5 Milyar, yang berlangsung diruang cakra VI Pengadilan Negeri Medan, Selasa (04/06/2016).‬

‪Selain Ichwan Lubis juga disidangkan tiga terdakwa lainnya yang berkaitan dengan kasus suap oknum perwira polisi tersebut, yakni Janti, Togiman dan Tjunhin alias Ahin dalam persidangan yang dipimpin majelis hakim Erintuah Damanik, yang dihadiri penuntut umum, Yunitri Sagala dan penasehat hukum keempat terdakwa.‬

Kepada wartawan, Penuntut Umum Kejari Medan, Yunitri Sagala, menjelaskan bahwa keterlibatan Ichwan Lubis hanya sebatas membantu atau menjembatani agar Togiman tidak dikaitkan dengan penangkapan Miranti salah seorang tersangka yang terlebih dahulu ditangkap oleh BNN Pusat dikawasan Sunggal.‬

Mengingat, posisi Togiman yang masih menjalani hukuman di Lapas Lubukpakam dalam kasus narkotika.

Setelah terjadi kesepakatan antara Ahin dan Ichwan lubis, kemudian keduanya pun menemui Togiman di Lapas Lubukpakam sebagai kelanjutan dari kesepakatan tersebut, dengan imbalan jasa kepengurusan sebesar Rp 2,5 Milyar.

Selanjutnya, Togi menghubungi kakaknya Janti agar memberikan uang kepada Ahin sebesar Rp 2,5 Milyar.

Dalam transaksinya, uang diberikan sebanyak tiga kali dalam bentuk tunai dengan pembayaran pertama secara tunai Rp 2,3 Milyar, Rp 200 juta, dan Rp 50 juta.‬

‪Untuk kasus keempat terdakwa dikenakan pasal 137 huruf b No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau dakwaan kedua pasal 5 ayat 1 jo pasal 10 UU No 8 tahun 2010 tentang TPPU.

Dari pantauan wartawan, ‪selama persidangan, Janti seorang dari empat terdakwa terlihat duduk di kursi roda dengan menggunakan masker. Masih menurut Yunitri terdakwa dalam kondisi sakit yang dideritaya yakni sakit TBC.

‪Sebelumnya, majelis hakim menunda persidangan hingga 11 Oktober 2016, dengan agenda keterangan saksi bagi Ichwan Lubis sedangkan tiga terdakwa lainnya untuk mendengarkan nota keberatan yang disampaikan penasehat hukum. (van)

Loading...