Alamak! Korupsi di Dinas Kebersihan Medan Rugikan Negara Rp18 M

M24.CO|MEDAN

Terkait dugaan korupsi Bahan Bakar Minyak (BBM) solar armada/truk pengangkut sampah di Dinas Kebersihan Pemerintah Kota Medan dibongkar petugas kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut.

Setelah melakukan rangkaian penyelidikan, petugas kepolisian pun melakukan penggerebekan terhadap kantor Dinas Kebersihan Pemko Medan yang berada di Jalan Pinang Baris No. 144, Medan. Begitu juga di Kantor Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Marindal beberapa waktu lalu.

Dan hasilnya, enam orang ditetapkan sebagai tersangka. Keenam orang tersebut adalah HA selaku Kepala Bidang Operasional Dinas Kebersihan Pemko Medan, AS yang merupakan PNS, HSP yang merupakan supir, M. KHH yang merupakan pembagi vocher.

“Kemudian berinisial MI yang merupakan petugas TPA dan yang terakhir berinisial SW yang merupakan pegawai SPBU Pinang Baris,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting kepada wartawan, Minggu (20/11).

Dari perhitungan yang dilakukan oleh penyidik, dalam kasus dugaan korupsi tersebut, para tersangka mendapat keuntungan per harinya sebanyak Rp 16.562.500 rupiah. Dan hal itu sudah dilakukan sejak tahun 2014 sehingga merugikan negara sebanyak Rp 18.135.937.500 rupiah.

Atas perbuatan tersebut, para pelaku pun dijerat penyidik kepolisian dengan pasal 12 huruf (e) Undang-Uundang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi. (tun)

Loading...
author