Anak Anggota DPRD Binjai Disebut Otaki Pembunuhan Polisi

Saya tak ikut bang, saya difitnah. Saya sporing selama ini karena dikejar-kejar polisi, hp saya tidak ada bang, saya juga gak pemakaipembunuh

M24.CO|SUNGGAL

Tiga tahun buron, otak pembunuhan terhadap Britu Marisi Silaen diamankan Resmob Polda Sumut, kemarin (30/11/2016). Adalah, Doni Priyani (33) warga Jalan Ikan Hiu, Kecamatan Binjai Timur, disebut anak aggota Komisi C DPRD Binjai.

Selain pegawai Lapas ini, sebelumnya petugas sudah mengamankan 6 pelaku. Sebelum dibekuk, puluhan personel ini sudah mengepung rumahnya di Binjai. Sang istri, Juliani, bekerja sebagai PNS Tata Usaha SMPN 2 Binjai  sempat mengatakan kalau suaminya itu tidak berada di rumah dan langsung mengunci pintu.

Mengetahui tersangka di dalam rumah, petugas langsung memanggil Kepala Lingkungan (Kepling) untuk melakukan penggeledahan. Dan saat pintu didobrak, pelaku mencoba melarikan diri dari belakang. Kepada M24 grup, pelaku mengaku selama ini sporing ke Aceh, Simalungun dan Toba Samosir.

“Selama ini saya sporing bang, ke aceh tobas, simalungun. Saya masih akif kerja bang sebagai sipir lapas dibinjai. Saya masih aktif di PNS sebagai Sipir lapas, tapi selama ini saya ngak kerja karena melarikan diri,”akunya.

Dijelaskannya, pada saat pembunuhan dirinya tidak berada di rumahnya di Jalan Sei Rahayu, Kecamatan Medan Sunggal. Dan saat kejadian dirinya sedang berada di Tobasa. Dia juga mengaku tidak mengetahu kejadian tersebut.

“TKP nya 200meter dari rumah saya, saya gak dirumah pas kejadian. Saya tahu dia dibunuh dari cerita orang, saya tinggal di Sei Rahayu sebelum pindah ke Binjai,”katanya. Ia mengaku difitnah para pelaku yang sudah diamankan dan sudah disidangkan di pengadilan.

“Saya tidak ikut bang, saya difitnah mereka yang sudah ditangkap sebelumnya. Saya sporing selama ini karena dikejar-kejar polisi, hp saya tidak ada bang, saya juga ngak pemakai,”terang bapak 3 anak itu.

Sementara Katim II Kasintel Brimob Polda Sumut,‎ Aipda Suganda Saragi didampingi Iptu Tobok Sutro mengatakan, pelaku diamankan dari rumahnya setelah sekitar 3 tahun dilakukan pengejaran.

“Pelaku kita amankan, atas penyelidikan dari pelaku yang sudah kita amankan, pelaku diamankan dari rumahnya di Binjai Timur,”ungkapnya. (tiopan)

Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.