Arogan…!! Pengusaha Grosir Telur Lecehkan Uang Pecahan Rp2000

M24.CO | ASAHAN

Pengusaha grosir telur ayam ras yang beralamat di Jalan Kartini Kisaran lecehkan uang pecahan Rp.2000, dengan aroganya pengusaha itu bilang uang ini tidak laku sambil mengembalikan uang pecahan Rp.2000 kepada pembeli, Selasa malam (18/18/2016) sekitar 19.30 WIB.

Sempat terjadi adu argumentasi antara pembeli dengan pengusaha grosir telur ayam ras tersebut. “Apa alasan anda sehingga katakan uang pecahan ini tidak laku, ini uang resmi negara Repoblik Indonesia ” ujar sang pembeli.

Dengan aroganya pengusaha tersebut mengatakan “Terserah saya bilang tidak laku, apa urusan anda dan jika keberatan lapor saja sama Polisi ” ujarnya dengan nada lantang.

Bukan itu saja, mungkin merasa tersudut dengan ucapan pembeli yang mengaminkan akan melapor kepada pihak yang berwajib, pengusaha tersebut langsung mengusir pembeli itu, ” sudah keluar sana, ini rumah saya ” serganya sambil menudingkan tangan ke arah luar.

Praktisi hukum Raden SH saat dimintai pendapat terkait pengusaha grosir telur menolak uang kertas pecahan Rp.2000 tanpa alasanya yang tepat mengatakan, sesuai dengan Pasal 23 UU Mata Uang yang berbunyi.

“Setiap orang dilarang menolaj untuk menerima Rupiah yang penyerahanya dimaksudkan sebagai pembayaran atau untuk menyelesaikan kewajibab yang harus dipenuhi dengan Rupiah dan/atau untuk transaksi keuangan lainya di wilayah NKRI, kecuali karena terdapat keraguan atas keaslian Rupiah ” kata Raden SH.

Lanjutnya, setiap orang yang menolak untuk menerima rupiah sebagaimana dimaksud dalam pasal 23 UU Mata Uang dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan pidana denda paling banyak Rp.200 juta, ketentuan itu sebagaimana bunyi pasal 33 ayat 2 UU RI No.7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang, bebernya. (susilawadi)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.