Astaga ! FB PKI Muncul Medsos, Ini Komentar Seram Netizen 

206

MEDAN|Semua hal yang berkaitan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) belakang ini tengah ramai diperbincangkan. Mulai dari kemunculan kaos berlambang palu arit yang memang identik dengan Partai Komunis Indonesia hingga rectoverso yang disebutkan sebagai pengaman dalam mata uang rupiah yang menyerupai lambang palu arit.

Bahkan dari hasil penelusuran, hal-hal yang berbau Partai Komunis Indonesia (PKI) ini sudah muncul beberapa hari yang lalu di media sosial. Salah satunya yaitu dengan munculnya akun fans page Partai Komunis Indonesia @NeoPKI sekitar 23 Januari 2017. Namun tidak diketahui apakah akun yang menggunakan foto profil burung garuda yang di atasnya terdapat simbol palu arit tersebut akun asli atau akun abal-abal semata.

“Target kami selanjutnya yaitu membunuh perwira TNI, membunuh ulama, pendeta, biksu dan membuang mayatnya di sumur tua. Membakar masjid, gereja, kuil, wihara. Membakar al-qur’an, injil, weda, dan tripitaka. Membunuh siapa saja yang menyembah Tuhan.” demikian salah satu isi postingan akun Paratai Komunis Indonesia @NeoPKI, 27 Januari 2017.

Dalam postingan 25 Januari 2017, akun Partai Komunis Indonesia (PKI) kembali menulis, “Kalian kira ini Teknik Rectoverso? Memangnya tidak ada pilihan gambar lain ya kalau memang ini Teknik Rectoverso? Ya ini adalah hasil karya kami. Hebat ya… kalian bisa apa? Cuma bisa teriak-teriak di media sosial saja?”

Netizen pun berkomentar. Diman Martinus: “aneh…kemana bin dan cybernya pemerintah kok yang gini bisa lolos ya? Wah jadi penilaian minus buat pemerintah…. Katanya bisa dapatkan info apapun tapi yang ini blom diapa2in”

Ogen Firmansyah: “Gue lubaking kepala lu an+#ng PKI…sampai 7 turunan..di kampung tmn gua mntan ank PKI mayatnya di buang ke laut..karna bumi indonesia tdk menerima anak cucu cicit PKI”

Nitta Puspita Sari: “Fanspage PKI kok isinya provokasi semua, bikin gaduh semua, klu benar2 mau muncul harusnya berupaya donk buat merebut simpati massa, bukan menebar kebencian dan adu domba rakyat.. Jangan2 bikinan intelijen lagi buat memperkeruh suasana biar isu2 penting luput dr perhatian..”

Loading...