Bah! Ramadhan Pohan Adukan Tongam ke Polisi

108

MEDAN|Terkait Pencemaran Nama Baik, Ramadhan Pohan Laporkan Ketua LSM Sakti-Sumut Ke Polrestabes, sekira 15.00 WIB tadi sore.

Tak senang dengan selebaran dan aksi yang dilakukan, Tongam Freddy Siregar, Ramadhan Pohan dan tim kuasa hukumnya Joheri Damanik, melaporkan Ketua Serikat Kerakyatan Indonesia – Sumatera Utara (SAKTI-SUMUT) ke Polrestabes Medan, Rabu (25/1) jam 15.00 wib.

Ramadhan Pohan selaku Mantan calon Walikota Medan tersebut, mengaku jika selebaran yang dibuat dan ditandatangi oleh Tongam dianggap menyudutkan, mencemarkan serta menyerang kehormatan nama baik Ramdhan Pohan.

Bukan itu saja, aksi demo yang dipimpin Tongam di PN Medan saat sidang Ramadhan Pohan, terus menghujad dan mengatakan Ramadhan Pohan adalah Penipu.

“Kita punya cukup bukti berupa foto-foto, selebaran, spanduk serta video yang berisikan provokasi, untuk menjatuhkan dan mencemarkan nama baik Ramadhan Pohan,” sebut, Johari Damanik, SH selaku tim kuasa hukum Ramadhan Pohan di Polrestabes Medan.

Laporan tersebut, sebutnya lagi, telah dipersiapkan jauh hari, baik dari terbitan berita koran, spanduk maupun keterangan para saksi.

“Seluruh bukti-bukti sudah kita kumpulkan dan akan kita serahkan ke Polisi. Bahkan 4 orang saksi juga telah siapkan,” sebutnya.

Sementara, Ramadhan Pohan saat dikonfirmasi terkait laporannya itu mengatakan, berharap proses laporan kasus dugaan pencemaran nama baiknya, cepat diproses sesuai hukum.

“Seluruhnya sudah kita serahkan kepada tim pengacara kita. Kita harap, kasus ini cepat diproses,” katanya, sembari masuk ke dalam ruang pemeriksaan Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Sekedar diketahui, kedatangan Ramadhan Pohan ke Polrestabes Medan untuk melaporkan, Tongam Siregar yang diduga, mencemarkan nama baik dan menebar fitnah saat proses persidangan di PN Medan, Selasa (17/1) lalu.

Dimana, Tongam menyebarkan beberapa spanduk yang menyebutkan Ramadhan Pohan seorang penipu, terkait proses persidangan yang dijalani Ramadhan Pohan, mengenai diduga meminjam uang sebanyak Rp 15,3 milyar kepada Lorenz Simanjuntak dan RH yang merupakan anak dan mamak.

“Kita juga minta agar aktor dibelakang Tongap ini, dapat diusut,” ujarnya lagi dengan menunjukan bukti lapor Nomor: STTLP/195/K/I/2017/SPKT Restabes Medan. (rivan)

Loading...