Bejat ! Disekap 3 Hari, Dipaksa Isap Sabu, 5 Pemuda Perkosa Siswi SMP Secara Bergilir

1429
Teks Foto: Korban di dampingi Ketua Komnas PA Deliserdang saat membuat pengaduan ke Polres Deliserdang.

DELISERDANG|Usai dipaksa pakai sabu, Sebut saja namanya Tiara (15) warga Desa Kotangan Kecamatan Galang diperkosa 5 orang lelaki dan 7 orang lainnya hanya menonton dan kemudian disekap selama 3 hari. Kejadian tersebut terjadi, di Pondok Kotangan Kecamatan Galang tempat salah satu rumah pelaku dan peristiwa tersebut membuat pelajar SMP tersebut trauma dan kasusnya sudah dilaporkan ke Polres Deliserdang.

Menurut ketua Komnas PA Deliserdang, Junaidi yang mendampingi korban membuat pengaduan, selasa (14/2), sekira jam 15.00 wib kepada M24.CO mengakui awalnya korban dan pelaku sudah saling kenal karena masih sekampung dan mengajaknya untuk jalan-jalan ke Kota Galang.

Karena sudah saling kenal, kemudian pelaku dan korban selanjutnya berangkat ke Kota Galang dengan naik sepeda motor. Usai keliling-keliling Kota Galang, kemudian korban meminta pulang akan tetapi karena sudah nafsu, kemudian pelaku menipu korban dengan mengajak korban menemui temannya yang ada di Pondok Kotangan Galang.

Begitu pelaku dan korban tiba di rumah temannya itu, ternyata teman-temanya pelaku yang lain sudah ramai dan tak lama korban kembali mengajak Gilang untuk pulang, akan tetapi permintaan korban tersebut sama sekali tidak di turutinya.

”Ku antar kau pulang kalau kau isap sabu ini,” terang Junaidi meniruhkan ucapan Tiara.

Akibat di bawah tekanan, kemudian permintaan tersebut di kabulkan korban dan akibatnya korban mabuk dan selanjutnya di perkosa secara bergiliran oleh pelaku sebanyak 5 orang. Tak puas sampai disitu, kemudian korban di sekap selama 3 hari dan setiap harinya para pelaku memperkosa korban secara bergiliran.

Puas melampiaskan hasratnya, kemudian salah seorang pelaku yang bernama Gilang kemudian mengantar korban ke rumah temannya dan kemudian meninggalkannya begitu saja.

Menurut Kanit PPA Deli Serdang Ipda Aisyah membenarkan adanya laporan tersebut dan kini pihaknya masih melakukan penyelidikan guna menangkap para pelaku tersebut.(Aswar)

Loading...