Berkasnya Disempurnakan, Bah!! Sekda dan Kabag Sosial Asahan Tersangka Korupsi MTQN

kasat-intelM24.CO | ASAHAN
Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan sedang memaksimalkan berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi dana penyelenggaraan MTQN ke 35 Tahun 2015 yang besarnya mencapai Rp9 miliar.

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Asahan H Robet Hutagalung SH, CN melalui Kasi Intel Boby Halomoan Sirait SH.MH dengan didampingi Kasi pidsus Elon Unedo Pinondang Pasaribu SH, Rabu (9/11/2016) diruang kerjanya.

“Kami saat sedang merampungkan berkas perkara tindak pidana kurupsi dugaan penyelewengan dana penyelenggaraan MTQN Ke 35 Tahun 2015, dengan dua orang panitia yang sudah ditetapkan tersangka maka kami harus memaksimalkan berkas untuk menghindari kegagalan dalam penuntutan perkara tersebut,”jelas Kasi Intel.

Kejari Asahan dalam menangani kasus dan khusus kasus dugaan penyelewengan dana penyelenggaraan MTQN Ke 35 Tahun 2015 tidak mendapatkan tekanan dari pihak mana pun, sebab kasus ini juga sudah menjadi atensi pimpinan.

“Tidak boleh gegabah, berkas harus maksimal sebag kami tidak mau gagal dalam penuntutan nantinya,”ujarnya.Kasus dugaan penyelewengan dana penyelenggaraan MTQN Ke 35 Tahun 2015 buka kasus kecil sehingga membutuhkan waktu serta ektra tenaga untuk merampungkan berkasnya.

“Tim yang dibentuk sudah bekerja maksimal, tinggal merampungkan berkas sehingga nantinya jika perkara ini dimajukan ke persidangan pelaku dapat dituntut,”tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Kajari H Robet Hutagalung SH,CN meminta kepada masyarakat untuk bersabar sebab kasus dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana penyelenggaraan MTQN Ke 35 Tahun 2015 sudah ada dua orang panitia yang ditetapkan sebagai tersangka.

Adalah, Ketua Panitia Drs H Sofyan MM yang juga menjabat sebagai Sekda Kabupaten Asahan dan Sekretaris Umum H Darwin Pane yang juga menjabat sebagai Kabag Sosial Pemkab. Asahan.

Ketika disinggung soal rumor yang beredar dilapangan jika Kejari Asahan bakal SP3 kasus dugaan penyelewengan dana penyelenggaraan MTQN ke 35, dengan tegas Kajari Asahan H Robet Hutagalung SH,CN mengatakan institusi Kejaksaan bukan institusi abal-abal.(susilawadi)

Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.