“Biasa aku melaut, tapi cuaca tak bersahabat, aku maling sawit”

ded

Slamat, nelayan satu ini milih mencuri sawit karena cuaca lagi tak bersahabat

M24.CO|SERGAI
Namanya Slamat (35), masih lajang. Pekerjaan sehari harinya sebagai nelayan. Namun, karena cuaca yang saat ini sedang tak bersahabat, warga Keramat Asam DusunI, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, ini nganggur. Bingung mau kerja apa.

Bermodal eggrek, Slamat berkeliling kampung. Tiba di Dusun IV, Desa Mangga Dua, Kecamatan Tanjung Beringin, tepatnya kebun sawit milik Ngadikin (51), pria bertubuh gelap ini mampir.

Tengak tengok kanan dan kiri. pelan namun pasti Slamat mulai beraksi. Sreekk, 16 tandan sawit sudah dipanen. Namun apes, aksinya diketahui oleh warga. Selanjutnya, anda tahu sendiri kalau maling sudah ketangkap.

Biarpun namanya Slamat, tapi warga tetap memukulinya sampai babak belur dan bahkan hampir mati kalau polisi datangnya terlambat.
Personel Polsek Tanjung Beringin, yang tiba dilokasi melarikan Slamat ke RS. Sultan Sulaiman Sergai guna mendapatkan perawatan medis, sebelum dijebloskan ke penjara.

Itulah Slamat. Saat diperiksa, Slamat mengaku melakukan pencurian dengan sendirinya, hasil curian itu rencana ingin di jual kepenadah dan uangnya untuk kebutuhan sehari-harinya lantaran saat ini tidak melaut karena angin tidak bersahabat.

“Aku biasanya kelaut namun beberapa hari ini aku tidak melaut karena cuaca tidak bersahabat dan terpaksa aku maling sawit rencana uangnya untuk kebutuhan sehari-hari” ucap lajang ini.

Kapolsek Tanjung Beringin AKP. M Pasaribu, mengatakan saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan. (metro24/darmawan)

Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.