Brigadir Poltak Nadeak Tewas Akbiat Serangan Jantung

M24.CO | SERDANG BEDAGAI – Suasana duka tampak menyilimuti kediaman Brigadir Poltak Nadeak (38) di Kampung Tempel, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Sergai. Rekan sesama Polrinya merduyun-duyung melayat untuk melihat Poltak yang terakhir kalinya Selasa ( 18/10) sekira pukul 16:00 WIB. Jenazah Poltak akhirnya diantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya yang juga berada tak jauh dari rumah orang tuanya secara kemiliteran.

Kesedihan sangat tampak kepada istrinya R Br Sinaga (37) dan kedua orang tua Poltak A  Nadeak (60) dan M Bru Marpaung (56). Bahkan istrinya tidak ingin menjauh dari mayat Poltak dan terus meratapi wajah Poltak. “Cepat kali kau tinggalkan aku dan anak mu cukup sayang kali kau tak pernah kau marah sama aku cerita tak pernah banyak kenapa cepat kali kau pergi” ucap R Br Sinaga yang terus meratapi jenzah suaminya itu.

Begitu juga dengan A Nadeak meski berat namun ia harus meng iklaskan kepergian  anak sulung dari tiga bersaudara itu. “Kami sudah iklas Cuma satu ini lah anakku yang polisi sungguh sulit kali aku rasa menjadikan anakku ini menjadi polisi tapi tuhan  lebih sayang kepadanya aku sudah mengiklaskan,” ucap A. Nadeak yang enggan berbicara terlalu banyak.

Poltak nadeak meninggalkan satu orang anak, kematian Poltak Nadeak akibat terlalu banyak minum itu  di bantahkan oleh  Kapolres Sergai AKBP. Eko Suprihanto, melalui Kasubag Humas Polres Sergai AKP. Jasmoro kepada M24.co mengatakan Poltak Nadeak meningal akibat serangan jantung bahkan Poltak Nadeak juga ada penyakit liver hingga malam itu Poltak Nadeak di larikan ke Rumah Sakit Melati Kampung Pon dan saat akan di rujuk ke Medan Poltak Nadeak menghembuskan nafas terakhirnya.

“Poltak Nadeak meninggal akibat serangan jantung  yang di katakana over dosis itu sangat tidak benar saat ini kita ketahui Poltak Tewas akibat serangan jantung dan sebelumnya juga punya penyakit liver,” ucap Jasmoro.

Untuk hasil otopsi kata Jasmoro pihak Polres belum bisa memberikan secara rinci karena hasilnya belum di ketahui. “Hasil otopsi belum bisa kita ketahui namun dari hasil pemeriksaan Poltak Nadeak tewas akibat serangan jantung,” Tambah Jasmoro lagi.

Begitu juga dikatakanan Kasat Reskrim Polres Sergai AKP. Aron TTS yang merupakan komandan Brigadir Poltak Nadeak kepada M24 membantahkan jika anggotanya tewas akibat over dosis namun anggotanya itu tewas akibag  penyakit jantung hingga tewas saat akan di bawa ke rumah sakit, “ Tidak benar itu tewas OD karena sakit jantung saat  tewas Poltak Nadeak tidak seang bertugas ia sedang lepas piket jadi ia tewas kerena sakit jantung” ucap Aron.(Darmawan)

Loading...
author