Calo SIM Pukuli Polisi

138

MEDAN |

Meski sudah beberapa kali ditertibkan oleh personel Sabhara, para calo yang kerap mangkal di sekitaran Markas Satlantas Polrestabes Medan di Jalan Arief Lubis, Kecamatan Medan Timur tetap saja marak beroperasi.

Bahkan para calo yang bedomisili di sekitaran Markas Satlantas kali ini berbuat nekat. Ia menganiaya personel Sabhara yang hendak melakukan penangkapan, Rabu (11/1/2017).

Informasi yang dihimpun dilapangan, aksi pemukulan bermula saat John Lee warga Marelan hendak mengurus SIM. Namun bukannya mengurus SIM ke Satlantas langsung, ia malah menemui para calo agar urusan SIM-nya cepat selesai dengan memberikan uang ratusan ribu rupiah.

Namun apadaya, meski menunggu berjam-jam, urusan John Lee tak kunjung selesai. Merasa tertipu, John pun mencari calo yang identitasnya pun tidak diketahuinya. Bersama 3 orang personil Sabhara yang berjaga dilokasi.

Setelah berkeliling mencari, John bersama petugas pun menemukan sang calo sedang duduk di warung di Jalan HM Said Gg Mesjid, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur. Tanpa banyak tanya, Bripda Hendra pun langsung menarik sang calo guna mengamankannya.

Bukannya ikut, pelaku justru melawan dan menghajar Bripda Hendra. Bahkam dua rekan pelaku juga turur menganiaya Bripda Hendra dan kabur. Menanggapi kejadian tersebut, Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho meminta kepada anggotanya agar kasus pemukulan yang dialami oleh personel Sabhara diusut.

“Kita perintahkan kepada anggota agar kasus penganiayaan yang dialami oleh anggota kita segera diusut. Begitu pun saya akan kroscek kembali soal kasus penganiayaan itu,”ungkap Sandi.(Rahmad)

Loading...