Cewek Dibuang ke Kebun Sawit Itu Karyawati BCA, Pelakunya Naik Avanza Putih

M24.CO|KUTALIMBARU
Terkait kasus pembunuhan Ely Rosida Br Tarigan (42), karyawati BCA Tomang Elok yang mayatnya dibuang di perkebunan sawit kawasan Pantai Tak Gendong Dusun I Desa Sukarende, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang, polisi masih melakukan penyelidikan.

Sementara seorang warga yang minta identitasnya tidak dikorankan mengatakan, beberapa minggu lalu korban ada memberikan sejumlah uang kepada beberapa pria di salah satu warung di Laucih Kec Medan Tuntungan. Dikatakan, jika korban sangat loyal kepada warga yang bermukim di sekitar kediamannya.

Karena itulah, warga sama sekali tak menyangka jika korban tega dihabisi oleh orang yang belum diketahui identitasnya. Begitupun dari desas-desus yang beredar di tengah warga, korban ada dekat dengan salah seorang pria bermarga B dan bermarga T.

“Untuk itu warga berharap agar pihak kepolisian segera mengungkap pelaku pembunuhan yang diduga bermotif asmara ini,” bilang warga tadi.
Terpisah Kapolsek Kutalimbaru AKP B Sinaga saat dihubungi wartawan melalui telepon seluler mengakui jika suami korban James Hendrik Suriawan Ketaren (43) warga Jln Badu No 2 B Kec Medan Maimun telah resmi membuat pengaduan.

“Pengaduannya sudah ada, namun hingga saat ini, anggota masih di lapangan untuk mengungkap motif pembunuhan tersebut,” ujar Sinaga.
Lanjut Kapolsek, pihaknya telah memeriksa beberapa saksi termasuk pemilik fotocopy KTP atas nama Brown Wesley Pandiangan warga Jln Bunga Ncole Kel Kemenangan Tani, Kec Medan Tuntungan yang ditemukan di TKP.

“Pandiangan sudah kita panggil, dan saat ini kita masih memburu pengemudi mobil warna putih jenis Avanza yang sempat memutar balik tak jauh dari lokasi penemuan mayat korban,” kata Sinaga.Sebagaimana menurut warga Dusun I Desa Sukarende yang sebelumnya ditemui kru M24 mengatakan, pelaku diduga tak menguasai lokasi pembuangan mayat.

“Pelakunya pasti tak tau lokasi pembuangan itu, sebab mobil itu kami lihat kencang kali datangnya dari Perumahan Bumi Tuntungan Sejahtera (Perumahan BTS) menuju ke arah jalan besar Kutalimbaru. Tapi karena jembatan sebelum jalan besar lagi diperbaiki, mobil tak bisa lewat, mobil itupun mutarnya kencang kali, tetapi kami tak ada curiga sama pengemudi mobil itu,” ujar warga bermarga Ginting. (metro24/ali)

Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.