Diduga Dibuang Ortu, Bocah 9 Tahun Terlantar di Amplas

Pimg-20161016-wa0017

M24.CO|MEDAN

Sungguh malang nasib yang dialami Chandra Barus. Dengan kondisi lapar, bocah sembilan tahun itu tampak terlantar di seputaran Fly Over Amplas yang berada di Jalan SM. Raja, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (16/10) siang.

Beruntung masih ada orang yang perhatian terhadapnya. Edi dan Mulyono, penarik becak bermotor (betor) yang biasa mangkal di lokasi pun menyambangi sang bocah. Kemudian mempertanyakan asal-muasal bocah itu berada di lokasi.

Karena miris mendengar belum makan dan minum, kedua lelaki itu pun memberikannya. Saat itulah sang bocah mengaku kalau dia sudah dua hari ditinggal oleh ayah kandung dan ibu tirinya di lokasi.

“Kami melihatnya kebingungan. Kemudian kami panggil. Dia mengaku belum makan dan minum. Lalu kami belikan. Katanya dia ditinggal sama orangtuanya,” ujat Edi yang diaminkan Mulyono.

Tak tahu harus bagaimanan, mereka pun kemudian membawa sang bocah ke Polsek Sunggal. Dan mereka berharap pihak kepolisian bisa membantu bocah malang tersebut.

Sementara di kantor polisi, Chandra mengisahkan, setelah ibu kandungnya meninggal, ayahnya menikah lagi. Sementara dia tinggal bersama neneknya di seputaran Kampung Sonai, Sidikalang, Kabupaten Dairi.

Namun entah mengapa, beberapa waktu lalu ayahnya menjemputnya. Dan kemudian membawanya ke Medan. Akan tetapi, setelah berada di rumah, dia selalu dimarahi dan dikekang oleh ayahnya. Dan pada hari, Jumat (14/10), dia ditelantarkan orangtuanya di seputaran Amplas.

“Aku tidak tahu di mana alamatnya. Aku sering dimarahi dan dipukuli,” ujar sang bocah saat ditemui wartawan di Polsek Patumbak. (tun)

Loading...
author