Diduga Pungli, Tujuh Anggota Lantas Diamankan Propam Polda Sumut

M24.CO | MEDAN
Operasi Pemberantasan Pungli (OPP) yang dilakukan Polda Sumatera Utara membuahkan hasil. Sebanyak, tujuh anggota polisi diamankan karena diduga melakukan pungutan liar (Pungli).

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, hingga kini pihaknya telah memeriksa ketujuh personel kepolisian tersebut. “Sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan penahanan oleh Bidang Propam Polda Sumut terhadap tujuh anggota yang diduga melakukan pungli,” ujar MP Nainggolan, Selasa (18/10/2016).

Ketujuh oknum polisi tersebut antara lain Brigadir JS, Brigadir WJ, Bripka S Purba, Aiptu BH Naibaho, Bripka YAS, Aiptu TE Manihuruk dan Brigadir R Surbakti. Sementara, seorang oknum polisi yang diduga terlibat pungli tapi belum ditahan dan dilakukan pemeriksaan adalah Kaposlantas Hinai, Pasar 10, Tanjung Beringin, Simpang Padang Tualang, Langkat, Aiptu S.

“Brigadir JS dan Brigadir WJ terjaring oleh tim OPP Bid Propam Polda Sumut di Pos Lantas Sibande, keduanya anggota Satlantas Polres Phakpak Barat. Barang bukti yang disita dari dua oknum tersebut uang tunai senilai Rp52 ribu,” tambahnya.

Selanjutnya, Bripka S Purba merupakan personel Lantas yang terjaring di TKP Pos Lantas Sidiangkat dengan barang bukti uang tunai Rp202 ribu. Kemudian Aiptu BH Naibaho yang merupakan personel Pos Lantas Munthe, Karo, terjaring di Pos Lantas Munthe Satlantas Polres Tanah Karo, dengan barang bukti sebesar Rp 56 ribu. “Bripka YAS (anggota Satlantas Polres Tanah Karo) dan Aiptu TE Manihuruk (anggota Sabhara Polsek Tiga Binanga) terjaring tim OPP di Pos Lantas Merek Polres, Tanah Karo, dengan barang bukti uang tunai Rp 401 ribu. Terakhir, Brigadir R Sukbakti yang terjaring di Pos Lantas Hinai dengan barang bukti uang tunai Rp 287 ribu,” kata AKBP MP Nainggolan.

Ia menambahkan, Bidang Propam Polda Sumut akan terus melakukan pembersihan terhadap pungli yang dilakukan oleh anggota pada unit-unit pelayanan publik. “Polda Sumut juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memberikan suap kepada anggota yang sedang melaksanakan tugas di lapangan. Silahkan ikuti aturan hukum yang berlaku,” pungkasnya.(Red)

Loading...
author