Digawangi Disersi Marinir, Komplotan Begal ‘Sadis’ Digulung Polisi

164

MEDAN| Dua tahun tak masuk dinas sebagai anggota Marinir, ternyata Rahmat Ferdian alias Rian (32) warga Jl Pinang Baris Gg Pendidikan, Kec Medan Sunggal, beralih menjadi pelaku begal. Bahkan, pria dengan pangkat terakhir Sersan Satu (Sertu), ini tak segan-segan melukai korbannya jika melakukan perlawanan.

Namun kini, langkahnya pun berujung dibalik jeruji besi. Rahmat bersama rekannya, Faisal Azmi (30) warga Jl Binjai Km 10 Gg Masjid, Binjai dan seorang penadah, Zulkifli (40) warga Jl Pinang Baris, Kec Medan Sunggal, diciduk petugas Medan Barat, Sabtu (11/2/2017).

Kapolsek Medan Barat, Kompol Viktor Ziliwu dalam press rilisnya, Minggu (12/2/2017) mengatakan penangkapan yang dilakukan pihaknya bermula dari laporan korbannya, Hamsar Husein Lubis dengan Nomor : LP/51/11/2017/Res Sek Medan Barat.

“Dalam laporannya korban mengaku dibegal pelaku saat melintas di Jl Adam Malik. Saat itu salah seorang pelaku (Rahmat) menodongkan soft gun pada korban dan pelaku lainnya (Faizal) membawa kabur motornya,” ucap Viktor.

Dikatakan Viktor, Karena tak senang motornya dibegal, korban datang kembali bersama rekannya dengan menumpangi motor Mio dengan maksud mencari pelaku. Namun apes dua kali, motor yang ditumpangi korban pun dibegal pelaku kembali.

“Saat dibegal kedua kali, korban melawan, hingga pelaku sempat menembakkan senjatanya yang mengenai wajah dan leher korban. Selanjutnya korban kabur bersama rekannya dengan berbonceng tiga,” terang mantan Wakasat Reskrim Polrestabes Medan ini.

Lanjutnya, dalam aksi begal yang kedua, tersangka sempat meninggalkan sepeda motor Ninja miliknya dilokasi.

“Setelah kita lidik, kita berhasil mengamankan para pelaku dikediamannya masing-masing. Kini kita masih memburu M (DPO) yang merupakan penadah dari pelaku dan mengembangkan kasusnya ke lokasi lain,” pungkas Viktor.(Rahmad)

Loading...