Dikirain Ular, Maling Merangkak Dalam Parit

184

M24.CO|MEDAN

Namanya Tono, umurnya 30 tahun. Warga Jl.Datuk Kabu IX, Medan Denai ini hampir saja dimatikan warga. Mantan supir 53 ini diteriaki maling saat ketahuan mencuri tas pemilik galon minyak eceran. Anehnya, Tono ‘main’ lewat parit hingga dirinya disangka ular oleh korban. Senin (3/10) pagi sekira pukul 09.00 WIB.

Info dihimpun M24, penangkapan Tono berawal saat dirinya pamit pada istrinya untuk membeli susu. Nah saat berjalan kaki, Tono pun singgah ke pondok Hasan (60), pedagang eceran minyak bensin yang
jadi korban pencurian.

Hasan terkejut saat melihat tas miliknya di dalam pondok seketika raib usaidirinya sibuk mengisi minyak ke dalam botol. Namun Tono, tetangganya yang tadi singgah justru tak keliatan batang hidungnya. Saat itulah korban mendengar suara berisik di dalam parit.

Penasaran, korban melihat apa gerangan yang ada di parit tersebut.Spontan korban terkejut melihat pelaku sudah merangkak sambil memeluk tas
yang dicurinya. Korban pun berteriak maling. Warga yang mendengar,mengepung pelaku.

“Tadi aku sedang memindahkan bensin ke botol aqua. Setelah selesai,aku mendengar suara berisik di dalam parit. Aku pikir ular atau binatang lain. Pas kulihat, ternyata orang sedang merangkak di dalam parit,” ungkap korban

Takut dimassa, pelaku memohon agar warga tak memukulinya. Namun permintaan warga yang emosi tetap menariknya ke jalan dan menghajarnya .

Usai diarak diarak ke kantor polisi, pelaku sempat disuruh korban adzan agar taubat dan menghentikan perbuatannya. “Aku nggak tega melihat anak ini. Sebenarnya, aku mau beri pelajaran agar ia ditahan tapi karena istrinya memohon, terpaksa aku tak jadi buat laporan,” ucap pengurus BKM Al Ridha ini.

Dihadapan Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Medan Area, S Sihombing, Tono mengaku, khilap lantaran tak punya
uang untuk beli susu anak pertamanya yang baru seminggu lahir.

“Aku bingung, mau beli susu, aku tidak punya uang. Kulihat ada tas di pondok milik Pak Hasan. Lalu aku ambil. Macam manalah bang, sudah sebulan ini aku nganggur, bus yang kubawa dialihkan toke sama orang lain,”kilah korban. (metro24/wandi)

Loading...