Dugaan Korupsi MTQN, Kejati Asahan Bidik Tersangka Baru

M24.CO|KISARAN

Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan menyatakan kasus dugaan korupsi dana penyelenggaraan MTQN Ke 35 Tahun 2015 yang menelan anggaran sebesar Rp9 milyar tetap berjalan, masyarakat diminta tetap menunggu sebab dengan sudah ditetapkanya dua orang tersangka merupakan bentuk keseriusan penyidikan.

Hal itu dikatakan Kepala Kejari Asahan melalui Kasi Intel M Yusuf SH, Selasa (11/10/2016) diruang kerjanya, kasus dugaan korupsi penyelenggaraan MTQN Ke 35 Tahun 2015 tetap jalan dan saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi guna melengkapi.

“Tidak usah gaduh, Kejari Asahan tetap komit dalam penanganan kasus dugaan korupsi ” tegas M Yusuf.

Pemeriksaan terhadap saksi-saksi hampir rampung dan tidak tertutup kemungkinan bakal ada tersangka lain setelah dua orang panitia ditetapkan sebagai tersangka.

“Tunggu saja dan besar kemungkinan bakal ada panitia maupun rekanan yang menyusul Kabag Sosial Darwin Pane dan Sekda Kab. Asahan Drs H Sofyan MM yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka,” beber Kasi Intel.

M Yusuf juga menjelaskan soal penetapan tersangka, seseorang ditetapkan jadi tersangka tidak ada kadaluarsanya dan kami juga tidak mau kehabisan waktu dalam penanganan kasus dugaan korupsi dana penyelenggaraan MTQN Ke 35.

“Jika kami paksakan untuk menahan dua orang yang lebih dulu ditetapkan tersangka, kami khawatir akan batas waktunya,” ungkapnya.

Ketika disinggung terkait Sekda Kab. Asahan Drs H Sofyan MM yang sudah ditetapkan sebagai tersangka menduduki posisi Ketua Panitia Seleksi (Pansel) lelang jabatan di Pemkab Asahan. “Kami sudah mengingatkan soal itu,” tambahnya.(susilawadi)

Loading...
author