Eel Ritonga Siap Bongkar ‘Kebobrokan’ AKP DS dan Anak Buahnya

eel-jakartaM24.CO|SIDIMPUAN

Kasus pemerasan yang dialami Keluarga Eel Ritonga dilakukan oknum perwira di Polres kota Padangsidimpuan yang dilakukan DS dan anak buahnya berbuntut panjang dan kasusnya kini sedang ditangani pihak Poldasu dan Mabes Polri dengan serius dan tim dari Mabes Polri akan segera turun ke Medan dan kota Padangsidimpuan

Kepada M24. CO Sabtu (12/11) ketika dijumpai di kampus UMTS Kota Padangsidimpuan, mantan personel grup musik ADA Band mengatakan semua saksi saksi sudah di BAP dan alat bukti sudah kita serahkan ke tim Propam Poldasu dan saksi-saksi kita ini juga sudah membeberkan semua awal kejadiannya di mana diberikan uang tersebut dan untuk siapa uang yang diperas oleh oknum perwira polisi berinisial DS senilai Rp1 miliar.

Eel juga mengatakan, akan segera membongkar semua kasus yang ditangani DS selama Kasat Reskrim Polres kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara.

Eel menerangkan bahwa ada satu saksi dari kasus ini akan siap membongkar kasus pemerasan yang diduga dilakukan DS dan anggotanya ke pihak pihak dinas yang ada di kota Padangsidimpuan, terkait masalah temuan penggunaan anggaran, karena kenapa tidak ada satupun yang diproses dan sampai ke meja hijau.

“Salahnya seperti anggaran sosialisasi narkoba tahun 2015 tingkat sekolah dasar,” imbuhnya dengan nada heran.

Pada berita sebelumnya kasus yang dialami keluarganya atas kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oknum Polres Padangsidimpuan terhadap keluarga mantan personel Ada Band terus bergulir. M Thohir Ritonga, adik Eel secara resmi sudah melaporkan dugaan pemerasan senilai Rp1 miliar ke Polda Sumut, Rabu (26/10/2016) lalu.

Hal itu diketahui dari bukti laporan M Thohir Ritonga sebagai pelapor dan korban ke SPKT Polda Sumut sesuai Nomor STTLP/1396/X/2016/SPKT ‘I’ yang menyatakan, Thohir melaporkan dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan AKP DBDS dan kawan-kawan dengan kerugian material sebesar Rp1 miliar.(sabar)

Loading...
author