Gawat ! 5 Anak Dibawah Umur Diciduk Satpol PP Lagi ‘Ngelem’ di Atas Pohon

TANJUNGBALAI|Aparat Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Wilayah Tanjungbalai, berhasil menangkap Lima anak di bawah umur. dua, diantaranya adalah aeorang pelajar SMP, dua orang pelajar Tingkat Sekolah Dasar serta 2 orang anak putus sekolah dan seorang yang kurang ingatan, didua tempat yang berbeda.

Mereka diamankan, selain bolos juga kedapatan menghisab lem cap kambing diatas pohon, Terang Kepala Satpol PP Kota Tanjungbalai Haikal Akmal didampingi Kasi Trantib Aswan dan kepala Patroli Sahlan Lubis, Selasa (31/1) pagi sekitar jam 09.30 Wib.

Ia menuturkan, Seorang pelajar SMP, dua pelajar SD serta dua orang anak putus sekolah ini ditangkap di belakang gedung Mikro Cafe, dijalan Pahlawan, Kel. Pantai Burung, Kec. TB-Selatan, sedangkan seorang yang kurang ingatan, diamankan diperampatan jalan Imam Bonjol dan Gereja, Kel. TB-Kota I, Kec. TB-Selatan.

“Lima anak di bawah umur diamankan di atas pohon tepatnya dibelakang samping gedung Mikro Kafe, sedangkan orang hilang ingatan telah diserahkan ke Dinas Sosial Tanjungbalai, untuk dikirim kepenampungan,” ungkap Sahlan menimpali.

Lebih lanjut dikatakan Haikal, Setelah menyerahkan seorang yang kurang ingatan, lalu kelima anak dibawah umur tersebut langsung digiring ke Markas Komando (Mako) Satpol PP Tanjungbalai. “Saat Patroli Rutinitas, kami melihat keberadaan mereka, sehingga mengamankan keseluruhannya termasuk anak di bawah umur yang menghisab lem kambing di atas pohon,” ucapnya.

Haikal Menambahkan, setelah didata oleh petugas, pihak Satpol PP Tanjungbalai memanggil orang tua dan pihak sekolah masing-masing. Untuk tahap awal ini, mereka mendapat pembinaan, selanjutnya membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya lagi, Ujarnya..

“Kami minta dukungan seluruh komponen yang terlibat, termasuk masyarakat dan keluarganya, agar lebih peduli terhadap generasi penerus bangsa, bila ini terjadi bukan tidak mungkin dunia pendidikan di kota Kerang ini semakin maju dan menjadi Study Percontohan / Bandingan bagi sekolah lainnya, serta anak anak dibawah umur takut melakukan hal hal yang salah,” imbuh Haikal.

Ia juga menambahkan sebagai garda terdepan melakukan penegakan dan penertiban Peraturan Daerah (Perda) dikota Tanjungbalai, namun bila Tidak ada dukungan dari seluruh komponen baik luar seperti Disdik, Dinsos, Camat, Lurah, Kepling, Juga Komponen Dalam seperti Pihak Keluarga dan Masyarakat, maka Visi Misi Walikota Tanjungbalai tidak mungkin kota Kerang ini menjadi,”BERSIH BERPRESTASI, RELIGIUS, SEJAHTERA, INDAH, PARIWISATA DAN HARMONIS”, Pungkasnya menutup.(Ambon)

Loading...
author