Gilak ! Pasangan Lesbi Buang Bayi di Kamar Mandi

144


TANJUNGBALAI| Sekira pukul 05.00 WIB warga Lingkungan III Kelurahan Muara Sentosa Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai dihebohkan dengan suara tangisan bayi dari kamar mandi umum tidak jauh dari pemukiman warga, ternyata bayi malang itu dibuang oleh Parel (23) pasangan lesbi yang baru dinikahkan tiga bulan yang lalu di Tanjungbalai, Kamis (2/2/2017).

Hal itu dijelaskan Kapolres Tanjungbalai AKBP Tri Setiadi Hartono melalui Kasubag Humas AKP Y Sinulingga, terbongkarnya kasus itu setelah warga menemukan sosok bayi laki-laki di kamar mandi umum tidak jauh dari pemukiman warga.

Begitu mendapat laporan ada penemuan bayi, kami langsung terjun ke TKP dan tidak terlampau sulit pihaknya berhasil menemukan pelaku pembuang bayi tersebut. “Parel pasangan sejenis yang menyaruh sebagai laki-laki itu yang membuang bayinya,” ujar AKP Sinulingga.

Bayi laki-laki malang beserta Parel ibunya langsung kami boyong ke RSUD Tengku Mansyur, “Setelah diberi penanganan di rumah bidan setempat, keduanya langsung kami boyong ke RSUD T Mansyur,” tegasnya sembari megaskan jika sementara kasus ini soal penelantaran anak.

Masih kata Sinulingga, untuk kasus pernikahan sejenis pihaknya masih mendalami dengan mengumpulkan bukti-bukti serta keterangan saksi-saksi. “Sementara Salma (22) pasangan sejenis dari Parel masih diperiksa dan surat keterangan nikah tertanggal 30 Nopember 2016 sebagai buki awal mereka melakukan pernikahan sejenis itu,” pungkasnya.

Terpisah dr Hamdani Direktur RSUD Tengku Mansyur ketika dikonfirmasi membenarkan jika mereka ada merawat bayi serta ibunya yang diserahkan oleh pihak Kepolisian, “Bayi laki-laki dengan berat badan 2,8 kg serta ibunya dalam keadaan baik sehat,” jelas dr Hamdani singkat.

Parel ibu bayi yang semula mengaku laki-laki saat dikonfirmasi membenarkan jika dirinya yang membuang bayi di kamar mandi umum,” aku panik bang, tanpa mendapat pertolongan usai melahirkan bayi ku tinggalkan begitu saja,” ungkapnya dengan nada lirih.(Susilawadi)

Loading...