Guru di Asahan Resah Dipaksa Beli Jam Bergambar Bupati

115

Asahan | Berangkat dari keresahan guru se Kabupaten Asahan polisi bertindak. Mereka (Guru,red) dipaksa membeli jam dinding bergambar Bupati dan Wakil Bupati Asahan. Harganya mencapai Rp250 sampai Rp400 Ribu.

Adalah, HN dan BS. Kedua oknum LSM diamankan polisi, dengan barang bukti kwitansi, delapan buah jam dinding, serta KTA jadi barang bukti, Senin (30/1/2017).

“Mereka menjalankan bisnisnya dengan cara memaksa, kepala sekolah dipaksa membayar jam dinding bergambar Bupati dengan patokan harga mulai dari Rp.250 hingga Rp.400 ribu per unitnya ” jelas Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Bayu Putra Samara saat pres liris.

Berdasarkan temuan itu kedua oknum LSM itu diamankan, ” kita amankan setelah pemeriksaan kepada para korban serta saksi dilakukan pemeriksaan ” tambah AKP Bayu.

Masih menurut AKP Bayu, sebagian kepala sekolah sudah membayar dengan alasan takut, ” mereka terpaksa membayar jam dinding bergambar Bupati Asahan dengan uang sendiri, sebab mereka tidak bisa mengalokasikan dana BOS ” pungkasnya.

Sementara tersangka HN dan BS ketika dikonfirmasi mengatakan, sengaja menjual jam bergambar Bupati Asahan memanfaatkan situasi pencairan dana BOS sebab bukan baru pertama kali mereka menjual barang ke sekolah sekolah, ” sudah perna, tapi jam dinding bergambar Bupati ini yang jadi masalah, “ungkap HN. (susilawadi)

Loading...